Klarifikasi Mandor Muncul, Isu Pekerja Sukabumi Terlantar di Mamuju Jadi Sorotan

Poto: Hasil tangkapan layar dari vidio Klarifikasi

LINGKARPENA.ID|Kasus belasan pekerja asal Kabupaten Sukabumi yang videonya viral karena disebut terlantar di Mamuju, Sulawesi Barat, masih menjadi perhatian publik. Setelah ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kini muncul video klarifikasi dari pihak mandor yang membantah tudingan tersebut.

Dalam video yang beredar, seorang mandor bernama Badrudin menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah meninggalkan para pekerja dan masih bertanggung jawab terhadap kebutuhan mereka selama berada di lokasi proyek.

“Tidak benar kalau saya disebut kabur atau menghilang. Saya masih berada di lokasi bersama para pekerja,” ujar Badrudin dalam rekaman klarifikasi.

Baca juga:  Bupati Resmi Tutup MTQ Tahun 2022 di Ponpes Assalam Warungkiara

Ia menjelaskan, saat video pertama dibuat oleh para pekerja, dirinya sedang berada di area proyek sehingga tidak mengetahui adanya pembuatan video tersebut di tempat kontrakan.

Selain membantah kabar kabur, Badrudin juga menepis tudingan bahwa para pekerja tidak diberi makan selama dua hari. Menurutnya, kebutuhan makan para pekerja tetap dipenuhi setiap hari.

“Saya masih memberikan makan tiga kali sehari. Jadi kalau disebut tidak diberi makan itu tidak sesuai fakta,” katanya.

Badrudin turut meluruskan informasi terkait uang kasbon Rp1,5 juta yang disebut-sebut dijanjikan kepada keluarga pekerja di kampung halaman. Ia menegaskan tidak pernah menyampaikan janji tersebut.

Baca juga:  MUI Sukabumi: Penyegelan Gedung MUI Bukan Kewenangan Kami, Progres Pembangunan 80% Sudah Putus Kontrak

Sementara itu, salah seorang pekerja yang ikut dalam video klarifikasi menyebut kondisi mereka tidak seperti yang ramai diberitakan. Ia mengatakan para pekerja masih bekerja dan tetap mendapat perhatian dari mandor.

Kasus ini sebelumnya mencuat setelah video berdurasi sekitar satu menit lebih memperlihatkan belasan pekerja asal Sukabumi berada di sebuah rumah sederhana di Mamuju. Dalam video itu, mereka mengaku datang ke Sulawesi Barat karena tergiur tawaran pekerjaan serta uang muka kerja.

Viralnya video tersebut memicu beragam reaksi masyarakat dan menjadi perhatian pemerintah daerah. Hingga kini, perkembangan persoalan itu masih terus dipantau untuk memastikan kondisi para pekerja dalam keadaan aman.

Baca juga:  Puluhan Ribu ASN Terima Bansos, Ketua Komisi VIII DPR: Tindak dan Keluarkan

Narasi Video:

“Viralnya video belasan pekerja asal Sukabumi yang disebut terlantar di Mamuju, Sulawesi Barat, akhirnya mendapat klarifikasi dari pihak mandor. Badrudin membantah kabar bahwa dirinya kabur dan tidak memberi makan para pekerja. Ia mengaku masih bertanggung jawab dan tetap memenuhi kebutuhan mereka selama berada di lokasi proyek. Sementara itu, pemerintah daerah terus memantau perkembangan kasus yang ramai menjadi perhatian publik tersebut.”

Pos terkait