LINGKARPENA.ID | Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kota Sukabumi pada Jumat (15/5/2026) dan memicu sejumlah kejadian bencana di berbagai titik. Berdasarkan data asesmen sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi hingga pukul 18.09 WIB, tercatat sedikitnya ada 15 kejadian yang didominasi pohon tumbang dan kerusakan rumah warga.
Sejumlah wilayah terdampak antara lain Kelurahan Dayeuhluhur, Benteng, Baros, Nyomplong, Warudoyong, hingga Sindangsari. Pohon tumbang dilaporkan terjadi di beberapa ruas jalan seperti Jalan Stadion Suryakencana, Jalan Pabuaran, serta kawasan permukiman warga. Selain itu, angin kencang juga menyebabkan atap rumah warga beterbangan, bahkan ada yang roboh dan jebol.
Tidak hanya itu, tembok pembatas perumahan di kawasan Taman Bahagia, Kelurahan Benteng dilaporkan ambruk. Sementara di Kelurahan Sindangsari, terjadi banjir limpasan yang sempat menggenangi lingkungan warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yosep Sabaruddin, mengatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi terdampak.
“Kami bersama tim gabungan langsung melakukan asesmen dan penanganan di lapangan. Prioritas kami adalah memastikan keselamatan warga serta membersihkan material pohon tumbang yang mengganggu akses,” ujarnya dengan singkat.
Sebagian besar kejadian dilaporkan telah ditangani petugas, terutama untuk evakuasi pohon tumbang yang sempat menghambat lalu lintas. Sementara itu, untuk kerusakan rumah warga, BPBD masih melakukan pendataan lanjutan guna menentukan langkah penanganan berikutnya.
BPBD Kota Sukabumi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, khususnya hujan lebat disertai angin kencang yang dapat memicu kejadian serupa.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi BPBD Kota Sukabumi melalui nomor siaga yang telah disediakan.






