LINGKARPENA.ID | Hujan deras yang mengguyur wilayah Palabuhanratu sejak Minggu siang (24/5/2026) menyebabkan banjir merendam Gedung Puskesmas Palabuhanratu di Kampung Cangehgar, Kelurahan dan Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Luapan air sungai yang berada di sekitar lokasi membuat seluruh ruangan pelayanan kesehatan terendam hingga setinggi sekitar satu meter atau setara dada orang dewasa.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB setelah hujan berintensitas tinggi turun sejak pukul 12.00 WIB. Selain tingginya curah hujan, banjir juga dipicu kondisi aliran sungai yang sempit dan dangkal sehingga tidak mampu menampung debit air.
Akibat kejadian itu, aktivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Palabuhanratu untuk sementara tidak dapat dilakukan. Sejumlah peralatan elektronik, dokumen penting, hingga perlengkapan pelayanan medis ikut terendam dan hanyut terbawa arus di dalam gedung.
Kepala Puskesmas Palabuhanratu, Ade Kartini Trisnawati, SKM., mengatakan pihaknya saat ini masih fokus melakukan penyelamatan aset dan penanganan darurat bersama para pegawai yang masih berada di lokasi.
“Curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan air sungai meluap hingga masuk ke seluruh area gedung puskesmas. Saat ini pelayanan kesehatan sementara belum bisa dilakukan karena hampir semua ruangan terdampak banjir,” ujarnya kepada lingkarpena.id Minggu (24/5/2026) sore.
Ade menuturkan, para pegawai berupaya menyelamatkan alat kesehatan, perangkat elektronik, serta dokumen penting agar kerusakan tidak semakin parah. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi dan unsur Forkopimcam Palabuhanratu untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami bersama karyawan berusaha mengevakuasi aset-aset pemerintah, terutama alat medis dan elektronik. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan serta unsur kecamatan untuk bantuan penanganan darurat,” katanya.
Dalam laporan sementara, kebutuhan mendesak yang diperlukan di lokasi antara lain sepatu bot, water jet, jas hujan, dan alat pembersih lumpur. Hingga kini petugas masih melakukan pendataan kerusakan dan menghitung total kerugian akibat bencana tersebut.
Sementara itu, unsur Kecamatan Palabuhanratu telah berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan membantu proses penanganan banjir. Kondisi di dalam gedung puskesmas dipenuhi lumpur serta barang-barang dan arsip yang mengambang terbawa genangan air.






