Longsor dan Pohon Tumbang Putus Akses Jalan Geopark Ciletuh di Ciemas

Alat berat diterjunkan dalam proses evakuasi longsor di Tanjakan Cipeucang Ciemas, Minggu (24/5).[Foto: bpbd]

LINGKARPENA.ID | Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, menyebabkan terjadinya longsor dan pohon tumbang di kawasan Tanjakan Cipecang, Desa Mekarsakti, Minggu (24/5/2026) malam sekitar pukul 19.40 WIB.

 

Material longsor bercampur pohon tumbang menutup badan Jalan Provinsi Mareleng menuju kawasan Geopark Ciletuh sehingga akses kendaraan roda dua maupun roda empat sempat tidak dapat dilalui.

 

Berdasarkan laporan petugas penanggulangan bencana, longsoran memiliki tinggi sekitar 15 meter dengan panjang mencapai 40 meter dan ketebalan material sekitar 1 meter. Curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama diduga menjadi penyebab utama terjadinya longsor di kawasan tersebut.

Baca juga:  Pohon Tumbang di Sagaranten Sukabumi Timpa Tiang Listrik dan Tutup Jalan

 

Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Sukabumi bersama unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan pembersihan material longsor. Sejumlah peralatan dikerahkan, di antaranya mesin alkon, chainsaw, serta bantuan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Barat.

 

P2BK Ciemas, Airlangga mengatakan proses evakuasi material longsor dilakukan sejak malam kejadian hingga keesokan harinya.

Baca juga:  Cuaca Ekstrem: Pohon Tumbang Tutup Ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiara Dua

 

“Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Ciemas dalam waktu cukup lama. Material tanah dan pohon tumbang menutup seluruh badan jalan sehingga akses menuju Geopark Ciletuh sempat lumpuh total,” ujarnya kepada lingkarpena. id, Senin ( 25/5/2026 ).

 

Menurut Airlangga, petugas gabungan terus berupaya membuka akses jalan agar aktivitas masyarakat kembali normal. Namun hingga Senin (25/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, proses pembersihan material longsor masih berlangsung.

Baca juga:  Jembatan Ambruk di Simpenan, Putus Akses Warga

 

“Kami bersama BPBD Kabupaten Sukabumi dan instansi terkait masih melakukan penanganan di lokasi. Alat berat dari Dinas PU Provinsi juga sudah diterjunkan untuk mempercepat pembersihan material longsoran,” katanya.

 

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, masyarakat dan pengguna jalan diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat kondisi cuaca di wilayah selatan Sukabumi masih diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Pos terkait