LINGKARPENA.ID | Kepedulian sosial kembali tumbuh di tengah masyarakat Kampung Ciseupan RT 21 RW 07, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Warga bersama sejumlah pihak mulai menggalang bantuan untuk Junaedi, atau yang akrab disapa Ujun, yang saat ini tengah berjuang melawan penyakit paru-paru akut, Jumat ( 29/5/2026 ).
Kondisi kesehatan Ujun sebelumnya sempat menunjukkan perkembangan setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Namun beberapa hari terakhir, kondisinya kembali menurun. Ia kini mengalami sesak napas cukup serius hingga harus menggunakan bantuan oksigen di rumah untuk menunjang pernapasannya.
Keluarga menyebut, Ujun juga sempat mengalami batuk darah dengan volume cukup banyak. Situasi tersebut membuat pihak keluarga semakin khawatir, terlebih keterbatasan ekonomi menjadi kendala dalam memenuhi kebutuhan pengobatan dan biaya kontrol rutin ke rumah sakit.
Saat ini, Ujun diketahui menjadi tulang punggung keluarga dengan dua orang anak yang masih kecil. Di sisi lain, sang istri harus lebih banyak mendampingi proses pengobatan sehingga tidak dapat bekerja seperti biasa.
Melihat kondisi tersebut, warga setempat bersama relawan membuka donasi untuk membantu biaya pengobatan dan kebutuhan operasional keluarga selama masa perawatan.
“Kami berharap ada perhatian dan bantuan dari masyarakat agar beban keluarga bisa sedikit berkurang. Yang paling penting saat ini adalah kesembuhan Ujun,” ujar salah seorang warga setempat.
Bantuan donasi dapat disalurkan melalui rekening:
BRI : 409801032450533
Atas Nama : Yenih Nuraeni
Kepala Desa Pulosari, Dirja Miharja, turut menyampaikan rasa prihatin atas kondisi yang dialami warganya tersebut. Ia menegaskan pemerintah desa akan berupaya memberikan dukungan sesuai kemampuan dan kewenangan yang dimiliki.
“Pemerintah desa tentu akan hadir membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, terutama dalam hal pelayanan dan kebutuhan administrasi,” ungkap Dirja Miharja saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Meski demikian, ia mengakui terdapat keterbatasan anggaran desa untuk membantu kebutuhan operasional pengobatan secara langsung karena harus menyesuaikan aturan yang berlaku.
“Untuk bantuan operasional memang ada keterbatasan regulasi. Tetapi ini menjadi evaluasi bersama agar ke depan ada solusi yang bisa disiapkan ketika masyarakat menghadapi kondisi serupa,” tambahnya.
Dirja juga memastikan ambulans desa siap digunakan apabila dibutuhkan untuk keperluan pengobatan maupun kontrol kesehatan Junaedi.
“Kendaraan ambulans desa akan kami fasilitasi demi membantu proses pengobatan warga,” katanya.
Pihak keluarga berharap doa dan dukungan masyarakat dapat menjadi penyemangat bagi Ujun agar segera pulih dan kembali beraktivitas bersama keluarganya.
Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan langsung maupun melakukan konfirmasi dapat menghubungi nomor:
0895-3863-32175
Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga diharapkan mampu meringankan beban keluarga Junaedi di tengah perjuangan menghadapi penyakit yang dideritanya.






