Sempat Baku Hantam, Pria Misterius Gagal Rampas Motor di Jalur Cagar Alam Palabuhanratu

Aksi perampasan motor [Gambar;Ilustrasi/AI]

LINGKARPENA.ID | Aksi dugaan percobaan perampasan sepeda motor yang terjadi di kawasan Cagar Alam Palabuhanratu berakhir gagal setelah korbannya memberikan perlawanan sengit. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 03.30 WIB saat kondisi jalan masih sepi.

Korban, Abdullah Jimi Kalter (44), warga Kampung Babakan Sirna, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, saat itu tengah menuju lokasi kerjanya sebagai penyelam pencari ikan di laut. Namun perjalanan dini harinya mendadak terganggu ketika seorang pria tak dikenal menghadangnya di tengah perjalanan.

Baca juga:  Pedagang Bastus di Sukabumi Tewas Usai Tertabrak Motor

Menurut Jimi, pelaku secara tiba-tiba menghentikan lajunya dan langsung melakukan serangan fisik yang diduga bertujuan untuk menguasai sepeda motor yang dikendarainya.

“Saya sedang berangkat kerja ke laut. Saat melintas di kawasan Cagar Alam, ada orang yang tiba-tiba mencegat lalu memukul saya. Saya menduga motor saya mau dirampas,” ujar Jimi.

Tak tinggal diam, Jimi memilih melawan. Perkelahian pun tak terhindarkan di lokasi kejadian. Dalam baku hantam tersebut, korban mengalami luka pada bagian tangan hingga membengkak.

Baca juga:  Lepas Kendali, Xenia Koprol di Jalan Nyalindung Sukabumi

“Saya berusaha mempertahankan diri dan motor saya. Kejadiannya cukup tegang karena tidak ada orang di sekitar. Tangan saya sampai bengkak akibat perkelahian itu,” katanya.

Perlawanan korban diduga membuat pelaku kesulitan menjalankan aksinya. Setelah beberapa saat bergumul, pria misterius tersebut akhirnya melarikan diri tanpa berhasil membawa kendaraan korban.

“Mungkin karena merasa tidak bisa menguasai motor saya, pelaku akhirnya memilih kabur,” tambahnya.

Baca juga:  Tim SAR Gabungan Tutup Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Cibubuay Sagaranten Sukabumi, Ini Kata Hendra

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran warga karena lokasi tersebut dikenal cukup sepi pada malam hingga dini hari. Jimi berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan pengawasan dan patroli di jalur menuju kawasan Cagar Alam untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Saya berharap pelakunya bisa segera ditemukan dan keamanan di jalur ini lebih diperhatikan. Jangan sampai ada korban lain,” pungkasnya.

Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan percobaan perampasan sepeda motor tersebut.

Pos terkait