Harapan di Tengah Duka Kebakaran Palabuhanratu, Sosok Dermawan Bantu Balita Korban hingga Janji Bangunkan Rumah

LINGKARPENA.ID | Di tengah duka yang masih menyelimuti keluarga korban kebakaran di Kampung Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, secercah harapan hadir dari seorang anggota kepolisian yang memilih tetap anonim. Tanpa ingin identitasnya diketahui publik, ia memberikan bantuan kepada balita korban selamat beserta keluarganya.

 

Peristiwa kebakaran tersebut merenggut nyawa Elin (33), sementara putranya, Muhammad Arya yang masih berusia 3,5 tahun, mengalami luka bakar serius dan harus menjalani perawatan medis.

 

Adik ipar almarhumah, Deris (26), menceritakan bahwa keluarganya sempat diliputi kebingungan karena belum mendapatkan kepastian mengenai penanganan lanjutan bagi Arya. Seharian penuh mereka menunggu tanpa kejelasan hingga akhirnya datang bantuan yang sama sekali tidak mereka duga.

Baca juga:  Warga Kebonpedes Gelar Donasi untuk Palestina, Ini Hasilnya

 

Menurut Deris, seorang anggota polisi menghubunginya setelah memperoleh nomor telepon dari petugas parkir rumah sakit. Tanpa banyak penjelasan, polisi tersebut langsung mengoordinasikan pemindahan Arya ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi agar memperoleh penanganan yang lebih optimal.

 

“Kami sama sekali tidak mengenal beliau. Tiba-tiba semua proses pengobatan dibantu, bahkan Arya langsung mendapatkan ruang perawatan yang nyaman. Kami sangat terharu dengan kepedulian beliau,” ujar Deris.

Baca juga:  Warga Alami Serangan Jantung, Anggota Samapta Polres Sukabumi Bergerak Cepat

 

Tak hanya membantu proses pengobatan, polisi tersebut juga menanggung berbagai kebutuhan Arya selama dirawat. Mulai dari susu, pampers, makanan ringan, hingga kebutuhan konsumsi keluarga yang menjaga di rumah sakit dipenuhi tanpa meminta balasan apa pun.

 

Kepedulian itu berlanjut dengan komitmen membantu keluarga korban bangkit dari musibah. Polisi tersebut berjanji akan membantu pembangunan kembali rumah yang ludes terbakar serta memberikan modal usaha kepada ayah Arya agar dapat mencari nafkah di kampung halaman tanpa harus kembali merantau.

 

Saat ini, keluarga bersama warga mulai membersihkan puing-puing sisa kebakaran sebagai langkah awal menuju pembangunan rumah baru.

Baca juga:  Karang Taruna Desa Nagraksari Jampangkulon Siap Kelola Bank Sampah

 

“Kami benar-benar tidak tahu bagaimana membalas semua kebaikan beliau. Ibu sampai menangis karena terharu. Semoga Allah membalas setiap amal baiknya. Di balik musibah ini, kami percaya masih ada orang-orang yang peduli,” tutur Deris.

 

Hingga kini, anggota kepolisian tersebut tetap memilih merahasiakan identitasnya. Baginya, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan yang tidak perlu diketahui banyak orang, melainkan cukup menjadi harapan baru bagi keluarga yang sedang berjuang bangkit dari tragedi.

Pos terkait