Diduga Dibakar OTK, Satu Hektare Lahan Alang-alang di Ciambar Hangus Terbakar

LINGKARPENA.ID | Kebakaran lahan alang-alang terjadi di Kampung Babakan, RT 03/01, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Senin (20/7/2026). Peristiwa yang diduga dipicu oleh ulah orang tidak bertanggung jawab itu menghanguskan sekitar satu hektare lahan.

 

Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi pada pukul 17.58 WIB. Mendapat informasi tersebut, personel Pos Damkar Cibadak langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 18.19 WIB untuk melakukan pemadaman.

Baca juga:  Tewas di Gudang Genset, Apa yang Terjadi dengan THL KA Kota Sukabumi Ini?

 

Danpos Damkar Cibadak, Iyep Yosefa, mengatakan petugas bergerak cepat agar api tidak menjalar ke area lain. Pasalnya, lahan yang terbakar merupakan bagian dari kawasan yang memiliki luas sekitar 600 hektare.

 

“Kami langsung mengerahkan personel ke lokasi begitu menerima laporan. Prioritas kami adalah melokalisir api agar tidak merambat ke lahan yang lebih luas, mengingat kondisi alang-alang yang kering sangat mudah terbakar,” ujar Iyep Kepada lingkarpena. id, Senin ( 20/7 ).

Baca juga:  Gerak Cepat Damkar Palabuhanratu Padamkan Kebakaran Lahan di Belakang Kantor PU, Api Berasal dari Pembakaran Sampah

 

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, api berhasil dikendalikan sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan dalam kejadian tersebut.

 

Iyep menambahkan, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh pembakaran yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab. Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih saat musim kemarau.

Baca juga:  Forkopimda dan FKUB Kabupaten Sukabumi Tegaskan Tidak Ada Penutupan Tempat Ibadah di Cidahu

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran lahan. Sedikit percikan api saja bisa memicu kebakaran yang lebih besar karena kondisi cuaca saat ini cukup kering,” tegasnya. (adv).

Pos terkait