LINGKARPENA.ID | Di balik pesona pantai selatan Kabupaten Sukabumi, terdapat sebuah lokasi wisata alam yang mulai banyak diburu para pencinta kegiatan berkemah. Namanya Batu Panganten, sebuah kawasan wisata yang berada di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, tak jauh dari kawasan Pantai Ujunggenteng.
Hamparan rerumputan yang berada tepat di bibir tebing pantai menjadi daya tarik utama tempat ini. Dari atas tebing, pengunjung disuguhi panorama luas Samudra Hindia dengan deburan ombak yang tak pernah berhenti menghantam karang. Saat matahari terbit maupun menjelang senja, langit Batu Panganten menghadirkan pemandangan yang memanjakan mata dan menjadi momen favorit wisatawan untuk mengabadikan gambar.
Suasana malam pun memiliki pesona tersendiri. Hembusan angin laut, suara ombak yang bersahutan, serta langit yang dipenuhi bintang menciptakan suasana tenang yang sulit ditemukan di perkotaan. Tak heran jika lokasi ini menjadi pilihan wisatawan yang ingin melepas penat dari rutinitas.
Untuk mencapai Batu Panganten, wisatawan tidak perlu bersusah payah. Lokasinya berada sekitar lima kilometer sebelum Pantai Ujunggenteng. Akses jalannya relatif mudah dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Area perkemahan berada di tengah kebun kelapa yang teduh, berpadu dengan pemandangan laut lepas yang memukau.
Bagi pengunjung yang tidak membawa perlengkapan berkemah, tak perlu khawatir. Di lokasi tersedia penyewaan tenda dengan tarif yang sangat terjangkau, yakni Rp30 ribu per malam. Harga tersebut sudah termasuk lampu penerangan serta fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK).
Salah seorang penyedia jasa penyewaan tenda, Uwey, mengatakan minat wisatawan untuk berkemah di Batu Panganten terus meningkat, bahkan di luar musim liburan.
“Alhamdulillah, setiap minggu selalu ada yang datang. Di luar musim liburan saja bisa puluhan pengunjung yang menginap. Kebanyakan dari Sukabumi, Bandung, Bogor sampai Jakarta. Mereka bilang suasananya tenang dan pemandangannya beda dari tempat lain,” ujar Uwey, Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, banyak pengunjung sengaja datang untuk menikmati matahari terbit, memancing, hingga sekadar bersantai ditemani suara ombak.
“Kami berusaha memberikan pelayanan yang nyaman. Tenda selalu disiapkan, lampu tersedia, MCK juga bisa dipakai gratis. Yang ingin makan juga bisa pesan nasi liwet lengkap dengan ikan bakar,” tambahnya.
Salah seorang wisatawan asal Bandung, Rizky Pratama, mengaku baru pertama kali berkemah di Batu Panganten. Ia mengaku terkesan dengan panorama alam yang masih alami.
“Saya sering camping di pegunungan, tapi baru kali ini camping di atas tebing pantai seperti ini. Pemandangannya luar biasa, malamnya suara ombak bikin tidur lebih nyenyak. Harganya juga murah,” katanya.
Hal senada disampaikan Dian Lestari, wisatawan asal Bogor, yang datang bersama keluarganya.
“Tempatnya bersih, udaranya segar, dan anak-anak senang sekali bermain di sekitar area camping. Kami juga tidak repot karena bisa sewa tenda dan pesan makanan. Rasanya ingin kembali lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Andi Saputra, pengunjung asal Cianjur, menyebut Batu Panganten sebagai salah satu lokasi camping terbaik yang pernah dikunjunginya di pesisir selatan Jawa Barat.
“Sunrise dan sunset di sini benar-benar indah. Ditambah suara ombak yang terus terdengar membuat suasananya sangat menenangkan. Tempat ini layak menjadi destinasi favorit bagi pecinta alam,” ungkapnya.
Selain menawarkan pengalaman berkemah dengan biaya yang ramah di kantong, Batu Panganten juga menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam tanpa hiruk-pikuk keramaian.
Perpaduan panorama laut biru, deretan pohon kelapa yang melambai tertiup angin, tebing-tebing karang yang eksotis, serta keramahan warga sekitar menjadikan Batu Panganten sebagai salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berlibur ke kawasan selatan Kabupaten Sukabumi.






