Perkuat Standar Keselamatan, Dispar Sukabumi Dorong SDM Pariwisata Semakin Profesional

LINGKARPENA.ID | Keselamatan wisatawan menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata. Atas dasar itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mendukung penuh penyelenggaraan Pelatihan Peningkatan Keselamatan Destinasi Wisata yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat di Mercure Cibadak Sukabumi Resort, Kecamatan Nagrak, pada 4–6 Agustus 2026.

 

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H., hadir sekaligus membuka kegiatan melalui sambutan yang menekankan pentingnya budaya keselamatan di seluruh destinasi wisata.

 

Menurut Ali Iskandar, pesona alam Kabupaten Sukabumi yang menjadi daya tarik wisata harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan yang aman, cepat, dan profesional ketika menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Baca juga:  Walikota Sukabumi, Buka Pelatihan Pengelolaan Homestay dan Pondok Wisata

 

“Destinasi wisata yang berkualitas bukan hanya menawarkan panorama yang indah, tetapi juga mampu memberikan rasa aman kepada setiap wisatawan. Karena itu, peningkatan kompetensi SDM menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar,” kata Ali.

 

Ia menilai, pelatihan tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun kepercayaan wisatawan sekaligus memperkuat citra Kabupaten Sukabumi sebagai daerah tujuan wisata unggulan di Jawa Barat.

 

“Kami berharap seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di destinasi masing-masing. Ketika pelaku wisata memahami prosedur keselamatan dan penanganan keadaan darurat, maka kualitas pelayanan akan meningkat dan kepercayaan wisatawan pun ikut tumbuh,” ujarnya.

Baca juga:  Dorong Desa Wisata Naik Kelas, Dispar Sukabumi Turun Langsung Lakukan Pembinaan dan Penilaian

 

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti para pelaku pariwisata dengan materi yang cukup komprehensif. Peserta dibekali pengetahuan mengenai identifikasi potensi bahaya, mitigasi bencana, pemanfaatan informasi cuaca, keselamatan wisata tirta, teknik penyelamatan, pertolongan pertama (First Aid), Cardiopulmonary Resuscitation (CPR), hingga simulasi evakuasi wisatawan.

 

Materi disampaikan oleh narasumber dari BMKG dan BALAWISTA Indonesia yang memiliki kompetensi di bidang keselamatan dan penanganan kedaruratan di kawasan wisata.

Baca juga:  Sertifikasi Pemandu Ekowisata 2026, Perkuat SDM Pariwisata Sukabumi yang Profesional dan Berdaya Saing

 

Kegiatan diawali dengan laporan panitia, sambutan Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat yang mewakili Kepala Dinas, dilanjutkan sambutan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, pemasangan tanda peserta secara simbolis, dan diakhiri foto bersama.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap tercipta sumber daya manusia pariwisata yang semakin profesional, sigap, dan memiliki standar pelayanan keselamatan yang baik. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan destinasi wisata yang aman, nyaman, serta berkelanjutan bagi seluruh wisatawan. (adv).

Pos terkait