Jadi Narasumber di UKW PWI Jabar, Kadis Pariwisata Kabupaten Sukabumi Menyoal Sampah Pantai

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, saat memberikan keterangan kepada wartawan usai memberikan materi kepada peserta UKW PWI Jawa Barat di Hotel Salabintana.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, soroti salah satu Kawasan objek wisata pantai Talanca Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global (CPUGG) tepatnya di Desa Loji, Kecamatan Simpenan, di penuhi sampah berserakan.

Dari informasi yang diperoleh tim Lingkarpena.id, tempa wisata tersebut dipenuhi dengan berbagai jenis sampah yakni sampah plastik, sampah rumah tangga, ranting dan dahan pohon membuat pemandangan pantai itu tertutup.

Baca juga:  Mendikbudristek Dukung Program Sekolah Jurnalisme Indonesia dan Implementasi Praktisi Mengajar di Bidang Jurnalisme

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengajak semua stakeholder terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), para pengunjung wisata, maupun masyarakat setempat untuk bersama-sama menjaga kawasan wisata tersebut. Terlebih, kawasan Pantai Talanca termasuk ke salah satu destinasi wisata CPUGG.

“Iya, salah satu yang menjadi miris kita bersama memang kondisi sampah. Pada kesempatan ini bukan berarti kami mencoba untuk cuci tangan tidak, tetapi kami mencoba untuk mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama menjaga,” kata Sigit, kepada wartawan seusai menghadiri kegiatan Road Show Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Provinsi Jawa Barat di Hotel Selabintana, Senin (21/08/2023), kemarin.

Baca juga:  Penyelenggaraan UKW Terbanyak di Indonesia, PWI Jabar: Cetak Rekor Baru

Meskipun demikian lanjut Sigit, terkait permasalahan sampah di kawasan Pantai Talanca. pihaknya yaitu untuk mengedukasi, memberikan pemahaman, dan sosialisasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga tempat wisata yang memang menjadi destinasi wisata.

“Tugas pokok fungsi kami yaitu mengedukasikan, memberikan pemahaman, dan sosialisasi, agar kita bersama-sama menjaga tempat destinasi wisata yang memang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Baca juga:  Banjir Kesekian Kalinya Rendam 3 Rumah dan 1 Masjid di Ciuyuhan Tamanjaya Ciemas

Pos terkait