LINGKARPENA.ID | Akibat bencana pada Kamis (6/3/2025) menyebabkan beberapa tiang listrik terdampak, dan ujungnya warga Pajampangan mengalami gelap gulita sejak Kamis (6/3) pukul 19.15 WIB. Hingga kini belum ada tanda-tanda aliran listrik ke wilayah tersebut normal kembali.
Akibat peristiwa itu, ada pemandangan lain di wilayah Pajampangan, kini nyaris di semua toko modern seperti Indomaret, Alfamart dan Yomart yang ada di wilayah tersebut diserbu warga khususnya kalangan remaja untuk numpang me charger ponsel mereka.
Seperti terlihat di Indomaret di Bunderan Surade, sejak pukul 18.00 WIB warga umumnya kalangan remaja mulai berdatangan memenuhi halaman parkir toko toko modern tersebut.
Yanti, 22 tahun warga Cikondang, Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, mengaku sengaja datang bersama teman temanya untuk menumpang isi ulang ponselnya.
“Saya buka puasa saja disini. Kalo ga gitu ga bakal kebagian soalnya lubang konektornya terbatas,” ujarnya.
Senada dengan Yanti, Rusmana ( 54 tahun ) mengaku warga Sukabumi yang sedang berkunjung ke keluarganya di Surade sengaja datang ke Indomaret membawa anak isterinya untuk sekedar menumpang isi ulang ponselnya.
“Datang ke sini hitung hitung jalan jalan aja, lagian ponsel kami semuanya ngedrop. Saya lihat banyak anak remaja yang lagi ngecarger, ya sekalian aja,” kata Rusmana.
Selain pemandangan itu, di sejumlah wilayah di Pajampangan bila terjadi gangguan arus listrik PLN, ada sebagian warga yang bisa meraup cuan dengan menjual jasa sewa genset mini. Mereka menyewakannya kepada warga untuk kebutuhan memompa air.
“Alhamdulilah ada pemasukan tambahan Ya cukuplah untuk jajan anak. Selain bisa mendapat bayaran kita juga membantu warga untuk mendapatkan air,” kata Handa, 45 tahun warga Desa Buniwangi, Kecamatan Surade.
Hikmah terganggunya aliran listrik PLN tetnyata membawa berkah. Hal ini dirasakan Tutus ( 37 tahun ), warga Kampung Cibungur, Desa Pasiripis. Ia yang bermata pencaharian sebagai bengkel genset mengaku kebanjiran job.
“Alhamdulilah ada saja warga yang meminta diperbaiki gensetnya,” ujar Tutus.






