Akhir 2025, Reuni Alumni SMPN 1 Jampang Kulon Angkatan 1984: Samakan Status Sosial, Pererat Persaudaraan

LINGKARPENA.ID | Upaya mengenang masa lalu sekaligus mempererat tali silaturahmi kembali terjalin dalam kegiatan Reuni Alumni SMP Negeri 1 Jampang Kulon Angkatan Tahun 1984. Kegiatan yang mengusung tema “Teman Lama Cerita Lama Bersama dalam Persaudaraan” ini digelar di Tuna Bakar Cafe n Resto, Jalur Lingkar Selatan No. 11, pada akhir tahun 2025, dan dihadiri oleh para alumni dari berbagai latar belakang profesi dan status sosial.

Suasana keakraban begitu terasa sejak awal acara. Canda, tawa, serta cerita masa-masa sekolah menjadi perekat yang menghapus sekat-sekat perbedaan. Reuni ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, namun juga sarana menyatukan kembali semangat kebersamaan dan kepedulian sosial antaralumni.

Ketua Panitia Reuni, Deden Nurjaman, menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilandasi oleh semangat persaudaraan tanpa memandang status sosial. Menurutnya, apapun profesi dan jabatan yang kini disandang para alumni, semuanya tetap setara sebagai keluarga besar SMPN 1 Jampang Kulon.

Baca juga:  Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Debt Collector di Sukabumi

“Tidak ada perbedaan status sosial. Di antara alumni, apapun statusnya, apapun jabatannya, tetap kita adalah satu alumni SMPN 1 Jampang Kulon,” ujar Deden.

Ia juga menyampaikan filosofi kebanggaan masyarakat Jampang yang dikenal memiliki semangat juang dan potensi luar biasa, khususnya dalam bidang pendidikan. Namun demikian, Deden mengakui bahwa saat ini wilayah Jampang masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal ketenagakerjaan dan kualitas pendidikan.

“Kalau dilihat sekarang, di Jampang itu ada kemunduran, salah satunya dalam hal tenaga kerja dan sebagian pada pendidikan. Nah, itu yang menjadi motivasi kami sebagai alumni, bagaimana memperjuangkan tenaga kerja yang ada di Jampang dan mendorong pendidikan agar lebih tinggi dari generasi sebelumnya,” ungkapnya.

Baca juga:  Media Berbagi Rizki Berbagi Berkah untuk Jemaah Shalat Jumat, Yatim dan Jompo Dapat Santunan

Lebih lanjut, Deden menjelaskan bahwa reuni ini juga menjadi ruang diskusi awal bagi para alumni untuk berkontribusi dalam peningkatan ekonomi masyarakat, termasuk mendukung ketahanan pangan dan pengembangan produk UMKM lokal. Meski saat ini belum seluruh alumni terlibat dalam promosi produk UMKM Pajampangan, namun ke depan telah dirancang sejumlah program pemberdayaan.

“Untuk saat ini memang belum, tapi rencananya tahun depan akan mulai ke arah sana. Kalau Allah mengizinkan, saya punya rencana membuat RTMAT. Ini ditujukan bagi anggota alumni yang sudah pensiun, supaya bisa diberi modal dan dibentuk kios kecil di lingkungan RT, dengan modal seminimal mungkin untuk menunjang kehidupan sehari-hari mereka,” jelas Deden.

Melalui kegiatan reuni ini, para alumni berharap kebersamaan yang terbangun tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan berlanjut dalam aksi nyata yang bermanfaat bagi sesama alumni dan masyarakat luas.

Baca juga:  Mobil Box Terguling di Jalan Menurun Puncak Buluh Jampangkulon, Ini Penyebab Kecelakaan!

Deden pun menutup dengan pesan penuh makna kepada seluruh peserta reuni agar senantiasa menumbuhkan nilai kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita selalu hidup berbagi. Karena dengan berbagi, kita bisa merasakan penderitaan orang lain. Dan marilah kita memberi, karena memberi sama dengan menanam untuk kemudian menuai apa yang kita tanam,” pungkasnya.

Reuni Alumni SMPN 1 Jampang Kulon Angkatan 1984 ini menjadi bukti bahwa persaudaraan yang terjalin sejak bangku sekolah tetap hidup dan relevan, bahkan mampu menjadi kekuatan untuk membangun kepedulian sosial dan masa depan yang lebih baik bagi daerah asal.

Pos terkait