TKW Asal Kota Sukabumi Derita Penyakit Kronis di China, Pihak Kluarga Minta Bantuan KDM

LINGKARPENA.ID | Tangis dan harap bercampur pilu menyelimuti keluarga Isob sebagai Kakak Lanti, asal warga Jalan Pemuda Gang Sumber Jaya, RT 03 RW 07, Kelurahan Citamiang, Kota Sukabumi. Keluarga sederhana ini kini berada di titik paling genting, setelah salah satu anggota keluarganya, Lanti sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Shanghai, China, dilaporkan mengalami sakit berat dan tak mampu lagi bertahan menginginkan pulang ke kampung halaman.

 

Lanti saat ini bekerja serabutan di China. Kondisinya kian memburuk akibat komplikasi penyakit, mulai dari gangguan jantung, lambung, gejala TBC, hingga pembengkakan pada perut dan kaki. Dalam kondisi lemah dan tanpa biaya pengobatan, ia tak sanggup melanjutkan perawatan di sana, apalagi untuk sekadar membeli obat.

Baca juga:  Di Milangkala Desa Sukakersa Sukabumi, KDM: "Masyarakat Harus Mandiri, Loba Kadaek"

 

Keluarga yang tergolong sangat tidak mampu itu kini hanya bisa menggantungkan harapan kepada Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, agar sang adik bisa segera dipulangkan ke Indonesia dan mendapat penanganan medis di tanah air.

 

Permohonan itu menguat setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan jeritan hati Lanti. Dengan suara terbata-bata dan penuh kesakitan, ia menyampaikan permohonan langsung kepada Gubernur Jawa Barat.

Baca juga:  Kementerian ESDM Salurkan 1.703 Pasang Listrik Baru dan Gratis di Sukabumi

 

“Pak Dedi, tolongin saya… saya TKW kerja di Shanghai, China, lagi sakit.

Mau pulang ke Indonesia… mau berobat di sini tidak punya biaya.

Saya sudah tidak kuat.

Saya sakit komplikasi, gejala TBC, jantung dan lambung.

Perut saya bengkak sampai kaki terasa sakit.

Saya mohon Pak Dedi, tolongin saya… kepingin cepat pulang,” ucapnya lirih sambil menahan tangis.

 

Menanggapi kondisi darurat tersebut, Egi Sonia, dan Sigit Ahmad, relawan Kang Dedi Mulyadi (KDM) , langsung turun tangan. Keduanya mendatangi keluarga Lanti dan memastikan laporan ini segera ditindaklanjuti.

Baca juga:  Pemkab Sukabumi Gerak Cepat Tangani 15 Warga Terlantar di Mamuju

 

Relawan KDM menyatakan akan memfasilitasi dan menyampaikan pengaduan resmi ke Pos Pengaduan Lembur Pakuan, Subang, agar kasus kemanusiaan ini mendapat perhatian dan langkah cepat dari pihak terkait.

 

Kini, keluarga Lanti hanya bisa menunggu dengan penuh harap. Harapan agar jeritan dari negeri seberang itu sampai ke telinga pemimpin, dan sebuah kepulangan penuh keselamatan bisa segera terwujud.

Pos terkait