Aktivis Lingkungan di Ocean Rebel Camp Sukabumi Serukan Tindakan Tegas Terhadap Krisis Lingkungan Laut

FOTO: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aktivis lingkungan menyoroti urgensi krisis yang melanda ekosistem laut sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Di tengah pesona alam Sukabumi yang memukau, para aktivis lingkungan berkumpul dalam Ocean Rebel Camp terdiri dari extinction rebellion dan sadjiwa yang diadakan pada akhir pekan ini.

Acara ini bukan hanya sekadar perayaan cinta terhadap laut, tetapi juga merupakan seruan mendalam untuk perhatian pemerintah terhadap isu lingkungan hidup kelautan dan limbah sampah.

Selama 2 hari, peserta camp terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari diskusi ilmiah hingga menyoroti urgensi krisis yang melanda ekosistem laut indonesia.

Baca juga:  Dandim 0607 Hadiri dan Apresiasi Khitanan Masal di Gunungguruh

Penutupan acara ditandai dengan pernyataan bersama yang menuntut tindakan nyata dari pemerintah daerah untuk mengatasi masalah pencemaran dan pengelolaan limbah laut yang semakin memburuk.

Koordinator extinction rebellion sukabumi, Hirzi, menegaskan, “Kami berada di titik kritis. Lautan kita semakin tercemar oleh limbah plastik dan bahan berbahaya lainnya. Jika pemerintah tidak segera bertindak, kita berisiko kehilangan salah satu kekayaan terbesar bangsa ini,” tegas Hizri kepada Lingkar Pena, Minggu (1/9/24).

Baca juga:  Komunitas Anak Rantau Singkawang Kalbar, Peduli Gempa Cianjur

Tak hanya itu, para peserta juga menyoroti lemahnya implementasi kebijakan pengendalian resiko ekologi dan perlunya pembaruan regulasi untuk melindungi ekosistem laut.

Mereka (para aktivis lingkungan) juga meminta pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terhadap industri dan melibatkan masyarakat dalam pemulihan ekologis.

Pernyataan tersebut ditujukan sebagai dorongan bagi pemrintah daerah kabupaten sukabumi untuk mengevaluasi kembali kebijakan dan komitmen mereka terhadap perlindungan lingkungan hidup kelautan.

Baca juga:  Penolakan Patok SUTT PLN Oleh PT Cakra Mas di Simpenan, Rozak Daud: Ini Pelemahan Terhadap Negara

“Pastinya dengan adanya dukungan dan tindakan konkret, harapan akan masa depan laut yang bersih dan lestari masih bisa tercapai,” tutup Hizri.**

Pos terkait