LINGKARPENA.ID – Anggota DPR RI dari Fraksi PKS drh. Slamet didampingi Wabup Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri meninjau langsung Kelompok Tani (Poktan) di Sagaranten, Rabu, 15 Desember 2021. Kegiatan tersebut merupakan acara temu lapang Pertanian di wilayah Sagaranten.
Hadir dalam kegiatan drh. Slamet Anggota Komisi IV DPR RI, Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri, Anggota Dewan Komisi IV DPR RI, Dapil Jawa Barat IV, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Kepala BPSB Kabupaten Sukabumi, Camat Sagaranten yang diwakili Sekmat Kecamatan Sagaranten, Danramil 2211 Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Kapolsek Sagaranten Polres Sukabumi.
Selain OPD terkait turut hadir, Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Sagaranten, Kepala UPTD Peternakan Kecamatan Sagaranten, Penyuluh BPP Sagaranten dan Penyuluh Pendamping Lokasi Perbenihan Bawang Merah dan Sapi Potong Kabupaten Sukabumi, Kepala Desa Sagaranten, Pengurus dan anggota Kelompok Tani Rumah Sejahtera Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Pengurus dan anggota Kelompok Tani Berkah Makmur, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Ketua dan Sekretaris Kelompok Gemah Ripah I, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Karang Taruna Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutan tertulisnya Bupati Sukabumi yang disampaikan Iyos Somantri mengatakan, atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sukabumi mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada anggota dewan Komisi IV DPR RI Fraksi PKS drh. Slamet, Dapil Jawa Barat IV beserta jajaran dan kepada Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Badan Penelitian dan Pengembang (BPTP-BALITBANG) Pertanian Jawa Barat.
Lanjut Iyos, kita ini adalah pengguna yang harus menindak lanjut program dan memanfaatkan peluang dengan baik guna mensejahterakan masyarakat melalui kelompok tani yang ada.
“Ya, pengguna yang harus menindak lanjut program ini dan memanfaatkan peluang ini dengan mensejahterakan masyarakat melalui kelompok tani,” tutur Iyos Somantri.
Masih kata Iyos, pemerintah akan melihat program ternak sapi dan pengembangan bawang ini. Dimana bilamana kelompok tani secara serius memakai arahan dari pembimbing, pembina dan penyuluh maka bukan tidak mungkin pengembangan selanjutnya akan digiring serta di gulirkan kembali di Kabupaten Sukabumi.
“Pemerintah akan menilai program ternak sapi dan pengembangan bawang ini nantinya. Bilamana kelompok tani baik dalam dan serius pengembangan selanjutnya akan digiring serta di gulirkan kembali untuk Sukabumi,” ungkapnya.
Ditambahkan Balitbang Provinsi Jawa Barat, bantuan ternak sapi potong dan bibit Bawang Merah tentunya dengan pendampingan, BPTP Provinsi Jawa Barat. Demplot Sapi Potong dan Demplot Bawang Merah melibatkan 22 petani dari 5 Poktan di Kabupaten Sukabumi.
Reporter: Aris Ram
Redaktur: Akoy Khoerudin






