Antisipasi Kekeringan Dampak El Nino, DKP3 Siapkan Langkah-langkah Ini

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan DKP3, Dikna Yalendra.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) telah memiliki beberapa langkah untuk mengantisipasi kekeringan akibat El Nino yang bisa berdampak terhadap sektor pertanian.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan DKP3, Dikna Yalendra, saat ditemui wartawan pada 31 Juli 2023 di kantornya.

Menurut Dikna, pertama antisipasi adalah melalui Asuransi Usaha Tani Padi yang telah melindungi 1000 hektar lahan sawah, sehingga jika ada petani yang gagal panen akibat El Nino maka bisa mengajukan klaim kepada Jasindo, dengan nilai penggantian kerugian yang akan dibayarkan oleh Jasindo maksimal mencapai Rp. 6 juta per satu hektar.

Baca juga:  40 PKL di Zona Merah Kota Sukabumi Kena Sanksi

Kemudian telah dilakukan pula sosialisasi secara masif kepada petani oleh para penyuluh DKP3 mengenai pengelolaan air, perbaikan saluran irigasi secara swadaya serta penyaluran bibit tanaman yang dalam pertumbuhannya tidak membutuhkan konsumsi air yang banyak.

Sedangkan ketika ditanya mengenai wilayah rawan kekeringan di Kota Sukabumi, ia menyampaikan sejauh ini tidak ada wilayah yang terancam kekeringan. Namun jika terjadi maka pihaknya bersama kelompok tani telah memiliki langkah antisipasi seperti menyiagakan mesin pompa air.

Baca juga:  Pemasyarakatan Peduli UMKM, Lapas Sukabumi Berikan Gerobak Bakso

“Untuk Kota Sukabumi yang rawan kekeringan hampir tidak ada, hanya satu dua lokasi itu juga didaerah perbatasan dengan kabupaten di lembursitu. Tapi kita sudah antisipasi dengan adanya persiapan di kelompok tani, stand by pompa air dari bantuan terdahulu. Alhamdulillah sampai sekarang belum ada laporan dampak. Kekeringan dari petani,” singkatnya.**

Pos terkait