LINGKARPENA.ID – Pekerjaan penunjang peningkatan jalan Sukabumi Baros- Sagaranten dan Tegalbuled di tahun jamak dengan panjang penanganan 30,956 kilo meter. Pelaksanaan pekerjakan dilaksanakan oleh PT. Trie Mukty Pertama Putra itu sumber anggaran merupakan APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2021 sebesar 86. 248.827.300,68 milyar.
Kepada lingkarpena.id, Tri Cahyo selaku Manajer teknis PT. Trie Mukty Pertama Putra mengatakan, Kontrak Tahun Jamak (KTJ) sendiri merupakan kontrak yang pelaksanaan pekerjaannya membebani APBN lebih dari 1(satu) tahun anggaran.
Akan tetapi, tidak semua pekerjaan menggunakan kontrak tahun jamak. Menurut Cahyo, hanya pekerjaan yang secara karakteristik tidak bisa diselesaikan dalam waktu 1 (satu) tahun anggaran. Namun itu saja yang dapat menggunakan kontrak tahun jamak atau KTJ.
“Ini terdiri dari 2 dua jenis satu pekerjaan yang penyelesaiannya lebih dari 12 dua belas bulan atau lebih dari 1 (satu) Tahun Anggaran. Kedua pekerjaan yang memberikan manfaat lebih apabila dikontrakkan untuk jangka waktu lebih dari 1 (satu) Tahun Anggaran. Dan itu paling lama 3 (tiga) Tahun Anggaran,” ujar Cahyo, Rabu (01/12/2021).
Lanjut Cahyo, dalam proses pengadaan barang dan jasa yang menggunakan keuangan negara itu setelah ditetapkannya pemenang lelang. Maka, untuk tahap selanjutnya yang harus dilakukan adalah penandatanganan kontrak antara Penyedia dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Namun, Penandatanganan Kontrak Tahun Jamak ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan pejabat yang berwenang.
“Ya, selanjutnya itu apabila memperhatikan alur dan syarat sah kontrak tersebut di atas. Jadi, pada prinsipnya kontrak multi-years mempunyai karakteristik sama dengan surat pesanan (SP) yang memiliki perjanjian bersyarat. Ya, dimana pada penandatanganan akan dilakukan, hanya jika telah mendapatkan persetujuan dari pejabat yang berwenang,” terang Cahyo.
Tri Cahyo,menambahkan, untuk tahap pertama pekerjaan mulai dari Kecamatan Nyalindung segment 1, 2 dan 3 kurang lebih sepanjang 12, 800 Kilo meter. Kecamatan Sagaranten kurang lebih 6. 600 kilo meter dan Kecamatan Cidolog 1,5 kilo meter serta Tegalbuleud kurang lebih 10 kilo meter.
“Pekerjaan full beton. Untuk Kecamatan Nyalindung dan Sagaranten, pekerjaan beton 4.555 kilo meter dan sisanya pekerjaan penunjang pengaspalan hotmix. Dan untuk lebar jalan esisting yang saat ini, 4 sampai 5 meter. Nanti, setelah dibangun akan menjadi 6 meter,” pungkas Tri Cahyo.
Reporter: Aris Wanto
Redaktur: Akoy Khoerudin






