Armada Terbatas, DLH Wilayah VI Jampangkulon Kewalahan Tangani Lonjakan Sampah

Petugas DLH Wikayah VI Jampangkulon saat mengangkut sampah.[dok.ist].

LINGKARPENA.ID | Keterbatasan armada pengangkut sampah menjadi tantangan serius bagi UPTD Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wilayah VI Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Dengan cakupan wilayah yang luas, jumlah armada yang tersedia saat ini dinilai belum sebanding dengan beban kerja di lapangan.

 

UPTD DLH Wilayah VI Jampangkulon diketahui menangani sembilan kecamatan, ditambah satu kecamatan di luar wilayah administrasinya, yakni Kecamatan Sagaranten. Namun, dari total enam unit armada yang dimiliki, hanya lima unit yang saat ini dapat beroperasi, sementara satu unit lainnya dalam kondisi rusak.

Baca juga:  DLH Bantah Isu Kenaikan Fantastis Anggaran Sampah 2026, Fokus Tetap pada Layanan Dasar

 

Koordinator Wilayah DLH Jampangkulon, Aluh, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut berdampak langsung terhadap optimalisasi pelayanan pengangkutan sampah.

 

“Kami saat ini hanya mengandalkan lima unit armada yang aktif, sementara wilayah pelayanan cukup luas. Kondisi ini tentu menjadi kendala dalam mengoptimalkan pengangkutan sampah setiap harinya,” ujarnya kepada lingkarpena. id, Selasa ( 12/5/2026 ).

Baca juga:  DLH Sukabumi Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah di Gedepangrango, Warga Didorong Lebih Peduli Lingkungan

 

Menurut Aluh, volume sampah yang harus diangkut setiap hari mencapai sekitar 25 ton. Angka tersebut belum termasuk tambahan sampah dari kegiatan dapur SPPG yang turut menyumbang peningkatan volume sampah.

 

Ia juga menjelaskan bahwa peningkatan volume sampah belakangan ini dipicu oleh tingginya aktivitas masyarakat, terutama di kawasan wisata yang ada di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

 

“Lonjakan sampah ini seiring meningkatnya kunjungan ke destinasi wisata. Hal ini tentu berdampak pada volume sampah yang harus kami tangani setiap hari,” jelasnya.

Baca juga:  Lima Siswa Pajampangan Raih Beasiswa Hafidz Al-Quran 2025, Pemkab Sukabumi

 

Dengan kondisi tersebut, pihaknya berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah, khususnya dalam penambahan armada pengangkut sampah agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal.

 

“Kami berharap ke depan ada penambahan armada, sehingga pelayanan pengangkutan sampah bisa lebih maksimal dan menjangkau seluruh wilayah secara merata,” pungkasnya.(adv).

Pos terkait