Banggar DPRD Rampungkan KUA-PPAS 2026, Agus Samsul Dorong 4 Program Prioritas

LINGKARPENA.ID | Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Sukabumi merampungkan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026. Sejumlah usulan program pun mengemuka, salah satunya dari anggota Banggar yang juga politisi PKB, Agus Samsul.

Agus menilai, ada beberapa program yang layak dipertahankan sekaligus ditingkatkan. Menurutnya, program-program prioritas ini harus diarahkan untuk langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Baca juga:  Wow! PB Himasi dan HMI Menantang Dialog Terbuka Terkait Polemik Musda KNPI Kota Sukabumi

“Ada empat hal yang saya usulkan. Pertama, program pengurangan sampah di hulu melalui Kampung Bersih berbasis RW. Ini bertujuan mengurangi jumlah sampah sekaligus meningkatkan kesadaran warga soal pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” kata Agus, Sabtu (20/9/2025).

Selain itu, Agus juga mendorong agar Rumah Singgah di Bandung tetap dipertahankan. Fasilitas tersebut, kata dia, sangat dibutuhkan sebagai tempat tinggal sementara bagi masyarakat Sukabumi yang sedang menghadapi situasi darurat.

Baca juga:  Anggota DPRD Fraksi PKB, Saepul Rahman Gelar Reses Pertama di Desa Bojongraharja Cikembar

Usulan berikutnya terkait program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Agus mengajukan penambahan kuota dari semula 40 unit menjadi 160 unit melalui APBD Kota Sukabumi.

“Program ini jelas untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan rumah yang layak dan sehat,” tegasnya.

Terakhir, Agus menekankan agar Program P2RW tetap masuk dalam prioritas. Menurutnya, program berbasis wilayah ini masih sangat relevan dan perlu ditingkatkan anggarannya demi pemerataan pembangunan.

Baca juga:  Galian Pipa di Ruas Jalan Merdeka Memakan Korban

Agus berharap, seluruh usulan itu dapat memperkuat kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan daerah.

“Banggar DPRD akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program-program ini agar masuk dalam APBD 2026,” pungkasnya.

Reporter : Rizky Apriliana
Editor : Redaksi

Pos terkait