LINGKARPENA.ID | Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi menginisiasi forum evaluasi terhadap program-program unggulan daerah tahun 2026 dalam sebuah rapat koordinasi yang digelar pada Rabu (14/1/2026).
Agenda ini menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan daerah berjalan seiring antara perencanaan dan realisasi di lapangan.
Kepala Bapperida Kabupaten Sukabumi, Toha Wildan Athoilah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diarahkan untuk menilai efektivitas pelaksanaan program lintas perangkat daerah, khususnya yang berkaitan dengan penguatan perekonomian serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
“Evaluasi ini bukan sekadar melihat capaian administrasi, tetapi menitikberatkan pada dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang lebih solid antarperangkat daerah agar kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar saling mendukung,” kata Toha Wildan.
Dalam pembahasannya, Bapperida menyoroti beberapa sektor kunci yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sektor-sektor tersebut antara lain pengembangan kapasitas pelaku usaha lokal, peningkatan produktivitas pertanian dan perikanan, penguatan UMKM, serta pengelolaan pariwisata yang mengangkat potensi khas Kabupaten Sukabumi.
Selain itu, perbaikan tata kelola program dan integrasi kebijakan lintas sektor juga menjadi perhatian utama.
Hasil rapat koordinasi ini akan digunakan sebagai dasar penyempurnaan kebijakan dan pelaksanaan program prioritas ke depan.
Bapperida menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap program dan alokasi anggaran mampu menghasilkan capaian yang terukur, baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun menjaga keberlanjutan sumber daya alam Kabupaten Sukabumi. (adv)






