Bupati Sukabumi Mengukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan 378 Kades

FOTO: Ratusan Kepala Desa di Kabupaten Sukabumi saat pengukuhan perpanjangan jabatan yang dilakukan oleh Bupati Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Bupati Sukabumi H. Marwan Hamammi secara resmi mengukuhkan perpanjangan masa jabatan 378 kepala desa dilingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.

Proses pengukuhan perpanjangan masa jabatan tersebut dilakukan di GOR Pemuda Cisaat, Selasa, 11 Juni 2024.

Hadir dalam acara tersebut Forkopimda Kabupaten Sukabumi, Kepala Perangkat Daerah serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Marwan mengatakan, kegiatan ini menjadi satu kebahagiaan dan kegembiraan. Terutama bagi kepala desa yang mendapatkan perpanjangan masa jabatan.

Baca juga:  Bupati Marwan Tanggapi Soal Perusahaan Padat Karya Kabur dari Kabupaten Sukabumi

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengucapkan selamat kepada para Kepala Desa Se-Kabupaten Sukabumi atas perpanjangan masa jabatannya selama 2 tahun kedepan.

“Saya bersyukur para kepala desa bisa dikukuhkan atas perpanjangan masa jabatan,” ujarnya.

Atas hal tersebut, Bupati Sukabumi meminta para kepala desa untuk mengoptimalkan perannya di wilayah. Terutama dalam membantu masyarakat agar bisa berkembang. Baik secara ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan.

Baca juga:  Pemdes Wangunreja Sukabumi Gelar Halal Bihalal

“Optimalkan waktu dan potensi yang dimiliki untuk mengembangkan wilayah,” ucapnya.

Saran Bupati, pembangunan daerah di Kabupaten Sukabumi perlu dukungan kepala desa. Mengingat, kepala desa merupakan ujung tombak pemerintah di masyarakat.

“Semoga pengabdian para kepala desa bisa membantu jalannya pemerintahan yang semakin kokoh dan kuat. Terutama dalam membangun kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya

Baca juga:  Pemkot Sukabumi Komitmen Pertahankan UHC

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi Gun Gun Gunardi mengatakan, jabatan kepala desa saat ini berubah menjadi delapan tahun. Bagi kepala desa yang masih menjabat, akan disesuaikan masa jabatannya dengan undang undang nomor 3 tahun 2024.

“Jadi kades yang masih menjabat, menyelesaikan sisa jabatannya sesuai undang-undang. Sehingga mengalami perpajangan masa jabatan selama dua tahun,” ucap Gun Gun.

Pos terkait