LINGKARPENA.ID | Pemerintah Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2027.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Gunungsungging, Kamis (1/10/2026), menjadi forum untuk menampung dan membahas berbagai usulan, kebutuhan, serta aspirasi masyarakat sebagai bahan dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan desa tahun mendatang.
Musrenbangdes tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Surade, para kepala UPT/UPTD, kepala sekolah, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur masyarakat dan undangan lainnya.
Dalam musyawarah, sejumlah usulan pembangunan mencuat dari peserta, terutama berkaitan dengan peningkatan infrastruktur jalan dan pembangunan sarana prasarana yang dinilai dibutuhkan masyarakat.
Camat Surade, Usep Supelita, mengatakan, penyusunan program pembangunan harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dimiliki desa. Menurutnya, keterbatasan anggaran desa perlu disikapi dengan perencanaan yang tepat serta mencari sumber pembiayaan lain untuk program yang membutuhkan anggaran besar.
“Dengan keterbatasan anggaran desa saat ini, kami berharap pemerintah desa mampu menyusun skala prioritas. Untuk kegiatan yang membutuhkan anggaran cukup besar dan tidak dapat dibiayai melalui keuangan desa, perlu dicarikan solusi dan sumber pembiayaan lainnya,” ujar Usep.
Ia menambahkan, hasil Musrenbangdes diharapkan tidak hanya menjadi daftar usulan, tetapi benar-benar menjadi dasar dalam menentukan program yang prioritas, sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan pembiayaan.
Sementara itu, Kepala Desa Gunungsungging, Nanang, menegaskan bahwa Musrenbangdes merupakan bagian penting dalam membangun desa secara bersama-sama. Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan RKP Desa Tahun 2027.
“Musrenbangdes ini menjadi ruang bagi kita semua untuk menyampaikan usulan dan kebutuhan masyarakat. Mari bersama membangun Desa Gunungsungging melalui perencanaan yang partisipatif dan berkelanjutan,” kata Nanang.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, lembaga desa dan masyarakat diperlukan agar program pembangunan yang direncanakan dapat memberikan manfaat secara optimal.
Melalui Musrenbangdes tersebut, Pemerintah Desa Gunungsungging berharap program pembangunan Tahun 2027 dapat disusun secara terarah, transparan dan sesuai dengan skala prioritas serta kebutuhan masyarakat.
Hasil pembahasan dan usulan dalam forum tersebut selanjutnya menjadi bahan dalam penyusunan RKP Desa Gunungsungging Tahun 2027.






