SUKABUMI | Peringatan Hari Wayang Nasional 2026 menjadi momentum untuk kembali meneguhkan kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya Nusantara. Melalui momentum tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga, melestarikan, dan mewariskan seni pewayangan kepada generasi penerus.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyampaikan ucapan selamat Hari Wayang Nasional 2026 sekaligus memberikan apresiasi atas rencana kegiatan peringatan yang akan diselenggarakan oleh Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Korwil VI Jampang.
Menurutnya, wayang bukan sekadar seni pertunjukan tradisional, melainkan bagian dari kekayaan budaya yang mengandung nilai-nilai kehidupan, pendidikan karakter, filosofi, serta kearifan lokal yang perlu terus dijaga keberlangsungannya.
Ia menegaskan, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan bersama, terutama dalam memperkenalkan seni tradisional kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
“Wayang merupakan warisan budaya yang memiliki nilai luhur dan menjadi bagian dari identitas bangsa. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga, merawat, dan mewariskannya kepada generasi mendatang,” demikian pesan yang disampaikan Ali Iskandar.
Dalam pesannya, Ali Iskandar juga mengangkat pepatah Sunda, “Hana nguni hana mangke, tan hana nguni tan hana mangke.”
Pepatah tersebut mengandung makna bahwa masa kini hadir karena adanya masa lalu, sementara masa depan ditentukan oleh apa yang dilakukan hari ini.
Nilai filosofis tersebut dinilai relevan dengan upaya pelestarian budaya. Sebab, keberadaan budaya masa depan sangat bergantung pada kepedulian generasi saat ini dalam merawat dan mengembangkan warisan leluhur.
Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi berharap peringatan Hari Wayang Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga mampu membangkitkan kesadaran masyarakat untuk semakin mencintai seni dan budaya daerah.
Dengan semangat “Budaya Lestari, Sukabumi Berjati Diri Wayang Hidup, Budaya Terus Berkembang”, Kabupaten Sukabumi diharapkan terus menjadi daerah yang mampu menjaga kekayaan tradisi sekaligus mendorong tumbuhnya generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan bangga terhadap budayanya.