LINGKARPENA.ID | Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat meluncurkan Pilot Project Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) secara terintegrasi di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Menurut Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Dadi Rodwandi, program Genting merupakan inisiatif BKKBN untuk menekan angka stunting dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat.
“Desa Benda dipilih sebagai lokasi percontohan untuk implementasi program ini, dimana terdapat sebanyak 10 keluarga dengan anak stunting akan dipantau selama dua tahun ke depan. Mereka akan menerima dukungan nutrisi harian serta edukasi tentang pola makan dan perawatan anak yang tepat,” ungkap Dadi.
Dadi menjelaskan, program tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat berperan aktif sebagai orang tua asuh bagi anak-anak yang mengalami stunting dan diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menangani masalah stunting di Jawa Barat. Dengan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, diharapkan angka stunting dapat ditekan secara signifikan, terutama di daerah-daerah yang memiliki risiko tinggi.
“Kami akan memberikan pendampingan intensif kepada keluarga yang berisiko stunting. Selain bantuan nutrisi program ini juga mencakup edukasi kepada orang tua agar mereka memahami cara mencegah stunting sejak dini. Kami berharap program ini tidak hanya berhasil di Desa Benda, tetapi juga dapat direplikasi di daerah lain di Jawa Barat dan bahkan di seluruh Indonesia,” tutupnya.






