BPBD Kabupaten Sukabumi Bakal Uji Coba Sirine Tsunami, Ini Lokasinya

LINGKARPENA.ID | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi akan melaksanakan uji coba atau test aktivasi sirine peringatan dini tsunami pada Jumat, 26 Desember 2025. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB dan ditujukan bagi warga masyarakat serta para pengunjung di kawasan pesisir Palabuhanratu dan Simpenan (Loji) beserta wilayah sekitarnya.

 

Uji coba sirine tsunami ini dilakukan oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana tsunami, mengingat wilayah pesisir selatan Sukabumi merupakan salah satu daerah rawan gempa dan tsunami.

Baca juga:  Truk Box Bermuatan Terigu Terguling di Cikeper Puncak Buluh Sukabumi

 

Melalui pemberitahuan resmi yang disampaikan BPBD, masyarakat diimbau agar tidak panik saat mendengar bunyi sirine pada waktu pelaksanaan uji coba. Aktivasi sirine ini murni bersifat simulasi dan bukan merupakan tanda terjadinya bencana.

 

“Uji coba sirine tsunami ini bertujuan untuk memastikan sistem peringatan dini dapat berfungsi dengan baik serta untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap tanda peringatan bencana,” demikian imbauan BPBD Kabupaten Sukabumi dalam keterangannya.

 

BPBD juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari edukasi kebencanaan, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang tengah beraktivitas di kawasan pantai. Dengan adanya uji coba ini, diharapkan masyarakat dapat mengenali suara sirine tsunami dan mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi bencana sesungguhnya.

Baca juga:  Warga Pajampangan Serbu SPBU, Begini Kata Ketua Hiswana Migas Sukabumi Raya

 

Adapun titik Tsunami Early Warning System (TEWS) yang akan dilakukan uji coba meliputi beberapa lokasi strategis, yakni Kelurahan Palabuhanratu, Dermaga PPN Palabuhanratu, Gedung Pusat GIC, Kantor Balawista, serta kawasan Pantai Loji, Desa Loji, Kecamatan Simpenan.

 

BPBD Kabupaten Sukabumi berharap dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan ini. Selain tetap tenang, warga juga diimbau untuk menyebarluaskan informasi ini agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Baca juga:  Kondisi Terkini 4 Warga Surade yang Terpapar Covid-19

 

“Kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa ini adalah uji coba sistem peringatan dini. Tetap tenang dan jadikan kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran bersama dalam menghadapi potensi bencana di wilayah pesisir,” lanjut pernyataan BPBD.

 

Dengan dilaksanakannya uji coba sirine tsunami ini, BPBD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan masyarakat, khususnya di kawasan rawan bencana, demi meminimalkan risiko dan dampak apabila bencana terjadi di kemudian hari.

Pos terkait