LINGKARPENA.ID | Suasana Minggu pagi di pusat Kota Sukabumi tampak lebih semarak dari biasanya. Ratusan warga memadati kawasan Car Free Day (CFD) yang membentang di Jalan Ahmad Yani hingga persimpangan Jalan Stasiun, Minggu (19/7/2026).
Sejak pukul 07.00 WIB, masyarakat dari berbagai kalangan mulai berdatangan untuk memanfaatkan ruang bebas kendaraan bermotor tersebut. Ada yang berolahraga, bersepeda, berjalan santai bersama keluarga, hingga sekadar menikmati suasana kota yang lebih nyaman.
Berdasarkan informasi dari petugas Dinas Perhubungan yang bertugas di lokasi, pelaksanaan Car Free Day berlangsung hingga pukul 09.00 WIB.
Pantauan di lapangan, kawasan CFD didominasi oleh kalangan milenial, Generasi Z, serta keluarga. Sejumlah pengunjung terlihat antusias mengabadikan momen dengan berfoto, terutama saat menyaksikan penampilan atraksi Barongsai yang menjadi salah satu hiburan utama pada kegiatan tersebut.
Tak hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi, Car Free Day juga membawa berkah bagi para pelaku usaha. Zona kuliner dipenuhi pengunjung yang berburu beragam makanan dan minuman, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat ikut bergeliat selama kegiatan berlangsung.
Selama pelaksanaan CFD, situasi terpantau aman dan tertib. Pengamanan dilakukan oleh personel Polres Sukabumi Kota bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi untuk memastikan kenyamanan masyarakat.
Salah seorang pengunjung, Ari, warga Gang Adireja, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, menilai Car Free Day menjadi alternatif rekreasi yang murah sekaligus menyehatkan bagi masyarakat.
“Saya senang dengan adanya Car Free Day ini. Selain bisa olahraga, kami juga bisa menghabiskan waktu bersama keluarga. Suasananya nyaman karena tidak ada kendaraan yang melintas,” ujar Ari.
Ari berharap penyelenggaraan Car Free Day ke depan semakin dikembangkan dengan menghadirkan lebih banyak kegiatan yang melibatkan masyarakat.
“Kalau bisa lebih banyak lagi kegiatan seperti pertunjukan seni budaya, bazar UMKM, aksi sosial, sampai pelayanan publik. Jadi masyarakat bukan hanya datang untuk olahraga, tetapi juga bisa mendapatkan manfaat yang lebih luas,” katanya.






