LINGKARPENA.ID | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan material berupa boronjong kepada warga terdampak bencana di Kecamatan Simpenan, Kamis (22/1/2026). Penyaluran bantuan tersebut dilakukan di Kampung Lewi Gadog RT 13 RW 06, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai ini merupakan tindak lanjut atas bencana yang terjadi pada 11 Januari 2026 lalu. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan di bantaran Sungai Cidadap dan mengancam fasilitas umum berupa bangunan majelis ta’lim yang berada di sekitar lokasi.
Sebanyak 50 buah boronjong disalurkan oleh BPBD Kabupaten Sukabumi sebagai upaya penanganan darurat untuk memperkuat bantaran sungai dan mencegah potensi kerusakan lebih lanjut, terutama terhadap fasilitas umum dan lingkungan sekitar.
P2BK Kecamatan Simpenan, Dandi Sulaeman, mengatakan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk mengurangi risiko bencana susulan.
“Penyaluran boronjong ini merupakan langkah awal penanganan agar abrasi dan longsoran di bantaran Sungai Cidadap tidak semakin meluas. Lokasi ini cukup rawan karena berada dekat dengan fasilitas umum, sehingga perlu segera dilakukan pengamanan,” ujar Dandi Sulaeman.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas unsur sangat penting dalam penanganan kebencanaan di wilayah rawan.
“Kami mengapresiasi sinergi antara BPBD, pemerintah kecamatan, desa, serta masyarakat. Dengan kebersamaan, upaya mitigasi bencana dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Camat Simpenan, unsur Satpol PP, P2BK Simpenan, perangkat Desa Loji, Tagana, serta masyarakat setempat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar meskipun kondisi cuaca di lokasi terpantau mendung.
BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, khususnya di musim penghujan, serta segera melaporkan apabila ditemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.






