Bupati Sukabumi Hadiri Peluncuran IPKD MCP yang Diselengarakan KPK

LINGKARPENA.ID | Dalam rangka memperkuat pencegahan korupsi dan demi terwujudnya tata kelola yang bersih dan transparan di lingkungkungan Pemerintahan Daerah, Bupati Sukabumi menghadiri peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center For Prevention ( MCP ) yang diselenggarakan oleh KPK di pendopo secara daring pada Rabu (5/3/2025).

 

Asep Jafar, Selaku Bupati Kabupaten Sukabumi mengatakan, dengan peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring center for prevention (MCP) ini adalah langkah awal untuk sukabumi lebih maju dan unggul.

Baca juga:  Resmikan Sekolah Tahfidz Qur'an di Sukalarang, Bupati: Harapkan Peningkatan SDM Melalui Pemahaman Al-Quran

 

“Kami akan memaksimalkan kinerja yang efektif dan efesien dalam mencegah korupsi, setiap kebijakan yang dibuat harus berpedoman pada aturan yang berlaku. Dengan peluncuran ini Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus memperkuat pencegahan korupsi guna mewujudkan kabupaten sukabumi yang maju, unggul, berbudaya dan berkah (Mubarakah),” tegas Asep.

 

Sementara itu, Pimpinan KPK Setio Budianto mengajak para Kepala Daerah untuk bersama-sama mencegah korupsi, sebab pemberantasan korupsi bukan hanya penegak hukum, namun pencegahan merupakan segala-galanya, seringkali pencegahan dianggap sepele, padahal, pencegahan paling efektif adalah penindakan, ujarnya.

Baca juga:  BPS Sukabumi, Sebut Belum Kantongi Data Angka Kemiskinan dan Pengangguran Tahun 2021

 

“Berbicara pencegahan, terdapat delapan area pecegahan korupsi daerah yang masuk kedalam IPK MCP 2025, dari semua itu, mengerucut ke-16 sasaran dan 111 indikator, indikator itu berbicara skor yang menjadi acuan, alangkah baiknya tidak hanya mengejar angka, namun ke upaya pencegahan itu bisa dimaksimalkan dari hulu ke hilir,” ungkapnya.

 

Baca juga:  Polres Sukabumi Berangkatkan Balik Gratis Warga dari Terminal Palabuhanratu

Oleh karena itu, dirinya berharap MCP bukan sekedar center, akan tetapi bisa menjadi kontrol dan lainnya, kita harus bisa menjadikan MCP menjadi sebuah monitoring, kontroling dan lainnya.

 

“Melalui hal itu, dirinya berharap, setiap tahunnya bisa lebih bagus. Jadi mari kita tingkatkan dan berdayakan untuk lebih bagus lagi dimasa yang akan datang,” pungkasnya.

Pos terkait