LINGKARPENA.ID – Upaya pencarian terhadap korban tenggelam oleh tim SAR gabungan di Sungai Cibubuay, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat hingga Sabtu (25/12/2021) sore belum membuahkan hasil.
Hal itu diungkapkan Hendra Sudirman Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC). Menurut Hendra, derasnya hujan hingga naiknya debit air arus sungai harus di hadapi oleh tim SAR gabungan pada saat pencarian korban.
“Pencarian pada hari kelima ini korban masih belum dapat kita temukan. Sementara malam ini akan kita lakukan pemantauan secara visual sedangkan penyisiran akan kita lanjutkan besok pagi,” ungkap Hendra.
Hendra menambahkan, pada hari ini tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi area menjadi 2 (dua) dimana pada SRU pertama melakukan pencarian melalui jalur sungai dengan menggunakan Rubber Boat sejauh 20 kilometer. Kemudian SRU kedua melakukan pencarian visual jalur darat dengan jarak 15 km dari lokasi kejadian.
“Pencarian dengan membagi area menjadi 2 (dua) dimana pada SRU pertama melakukan pencarian melalui jalur sungai dengan menggunakan Rubber Boat sejauh 20 km dan SRU kedua melakukan pencarian visual jalur darat dengan jarak 15 Km dari lokasi kejadian korban hilang,” tambahnya.
Adapun unsur tim SAR gabungan yang tergabung dalam pencarian hari ini yaitu Pos SAR Sukabumi, Polsek Sagaranten, Koramil Sagaranten, BPBD Kab.Sukabumi, Damkar Sagaranten, Tagana Kab.sukabumi, Kecamatan Sagaranten, PMI Kab.Sukabumi, MRI ACT Kab.Sukabumi, RAPI Lokal 8, IEA Sukabumi, Pol PP Kec.Sagaranten, Pramuka Peduli Kab.Sukabumi, P2BK Kec.Sagaranten, Relawan DOA, RAPI Lokal 5, VTB, Sarda Kab.Sukabumi, FAJI Sukabumi, Wong Relawan, SMKN 1 Sagaranten, BKPB-PP Kota Sukabumi, Karang Taruna Kec.Sagaranten, Karang Taruna Desa Curug Luhur dan Keluarga korban.
Diketahui korban Abdul Rochman (19) sedang melakukan aktifitasnya memungut kayu di atas jembatan bersama temannya pada Selasa (21/12) sekitar pukul 14.00 WIB 5 hari lalu. Tanpa disadari debit air sungai Cibubuay pada saat itu tiba-tiba naik hingga menyebabkan korban terpeleset lalu jatuh dan terseret arus. Korban hingga saat ini masih dalam pencarian SAR dan petugas gabungan.(***)






