Dampak Jalan Terputus Kelangkaan BBM Mulai Dirasakan Warga Pajampangan

FOTO: Situasi di salah satu SPBU di wilayah Pajampangan.| dok: Jajang S

LINGKARPENA.ID | Terjadinya bencana tanah longsor dan banjir di beberapa titik di Jalan provinsi ruas Palabuhanratu – Surade pada tiga hari terahir menyebabkan terjadinya kelangkaan BBM di sejumlah SPBU di Wilayah Pajampangan, Jumat  (6/12/20204.

Selain di SPBU, kelangkaan BBM khususnya jenis pertalite, terjadi pula disejumlah pedangan bensin eceran. Kondisi itu mulai terjadi pada Kamis (5/12) kemarin. Dan puncaknya Jumat (6/12). Akibat kondisi itu memicu terjadinya kenaikan harga BBM jenis pertalite.

Di salah satu pedagang bensin eceran yang masih memilii cadangan BBM, harga satu liter pertalite dijual antara Rp 12.500 hingga Rp 13.000. bahkan di pedagang bensin eceran dipelosok harga jual perliter pertalite menembus angka Rp 15.000. Untuk BBM jenis Pertamax harga per menembus angka Rp 15.000.

Baca juga:  Masjid Jami Alhamdulillah Jampangtengah Terdampak Banjir Lintasan

Selain berdampak pada kelangkaan BBM, suplai sayauran untuk ke beberapa pasar tradisional di Pajampangan pun mengalami hal yang sama. Di Pasar tradisional Surade sejumlah pedagang sayuran mengeluh karena sudah dua hari tidak ada pengiriman.

“Sudah dua hari sejak Selasa 4 Desember saya tidak mendapat pengiriman. Ya sekarang istirahat saja,” ujar Apit ( 52 ) salah seorang pedagang sayuran di Pasar Surade.

Baca juga:  Rumah Warga Parungkuda Tertimpa Pohon

Namun, kondisi itu membawa berkah bagi toko penjual genset. Salah satu toko di Surade mengaku bisa menjual 30 unit genset mini perhari. ” Alhamdulilah penjualan meningkat. Saya bisa menjual 30 unit sehari, ” ujar Wandi kepada lingkar pena.id.

Sementara untuk akses kendaraan dari Wilayah Selatan, Surade, Ciracap, Jampangkulon, dan sekitarnya menuju Palabuhanratu terputus akibat adanya tanah longsor di beberapa titik menuju ke Palabuhanratu. Untuk akses ke Sukabumi, pantauan lingkar pena dilapangan, masih bisa diakses dengan menempuh rute tertentu.

Baca juga:  Lepas Pengawasan, Polisi Antarkan Anak Hilang

“Kendaraan dari Surade yang menuju Sukabumi bisa melalui ruas jalan Ciracap menuju Waluran – Kiaradua – Lengkong -Bojonglopang – Cibatu – Cikembar,” ujar Heri (63) salah seorang sopir mikro bus (elf ) angkutan Surade – Sukabumi.

Pos terkait