LINGKARPENA.ID | Para pengendara yang melintas di perempatan jalan Bhayangkara menuju Jalan Siliwangi Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dibuat was was.
Pasalnya kondisi lampu lalu lintas yang dari arah jalan Bhayangkara menuju arah jalan Siliwangi Palabuhanratu dalam beberapa minggu tidak berfungsi atau alias tidak menyala. Sehingga mau tidak mau mereka saat melintas di jalur tersebut harus ekstra berhati-hati dan waspada.
Silvi Nurani (39) warga Palabuhanratu, mengungkapkan bahwa kondisi lampu lalu lintas tersebut memang tidak menyala. Hal tersebut diduga dampak atau akibat dari robohnya salah satu tiang dari arah Jalan Bhayangkara menuju Jalan Siliwangi beberapa waktu lalu yang hingga kini belum mendapat perbaikan dari pemerintah melalui dinas terkait.
“Banyak pengendara yang melintas dari arah Bhayangkara menuju jalan Siliwangi, Cangehgar, Pangsor kebingungan karena lampu lalu lintas berfungsi dengan baik,” ujar Silvi.
Menurutnya, hal tersebut sudah lama terjadi diperkirakan dua sampai tiga minggu kebelakang kondisi lampu rambu lalu lintas tidak menyala.
“Sebenarnya tidak semua padam. Hanya dari arah sini (Bhayangkara) menuju ke Jalan Siliwangi yang padam, kalau dari sana Cangehgar atau Pangsor menyala,” jelasnya.
“Ini sangat membahayakan kalau dari arah sini (Bhayangkara- red), apalagi saat arus lalu lintas sedang ramai. Kami dan beberapa pengendara motor dan mobil kebingungan karena lampu lalu lintas yang tidak berfungsi, dari sana biasa saja karena menyala lampu nya,” terangnya.

Ditambahkan Agus (37) meski hingga saat tidak ada korban jiwa dengan kondisi lampu lalu lintas yang tidak berfungsi, namun hal ini tetap membahayakan bagi pengguna jalan. Untuk itu Ia berharap segara ada perbaikan dilakukan dinas terkait.
“Ini perempatan yang sangat ramai dan penting bagi aktivitas warga dari Jalan Bhayangkara, Jalan Cangehgar, Pangsor menuju Jalan Siliwangi Palabuhanratu, kalau dibiarkan begini, akan sangat berbahaya,” timpalnya singkat.






