LINGKARPENA.ID | Komandan Kodim Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol CZI Indra Gunawan, S.T., M.M., bersama unsur Forkopimcam menghadiri kegiatan penanaman jagung yang digelar oleh Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (HMTN MP) yang bekerja sama dengan Koperasi Produsen Harapan Tani Cabang Sukabumi Raya, berlangsung pada Minggu, 24 Agustus 2025.
Acara penanaman Jagung ini dipusatkan di kampung Bantarkaret Tonggoh, RT 23/07 Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini dihadiri sekitar 100 orang petani dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut Letkol Czi Indra Gunawan, ST., MM., Dandim 0607/Kota Sukabumi hadir mewakili (Pangdam III/Siliwangi), Kapten Cba Edi Rosana Danramil 0607-11/Cibadak, AKP Idji Jubaedi Kapolsek Cibadak, Azan Sujana Ketua Koperasi Produsen Harapan Tani Cabang Sukabumi Raya, Jofi, Pjs Kades Cijalingan mewakili Camat Cicantayan, Yogi Ketua HMTN MP Sukabumi, Budi Ilham Ketua Satgas Nasional HMTN MP, Ali Masykur Ketua Harian HMTN MP, Syafrinal Ketua OKK HMTN MP Abd. Basith Pengawas HMTN MP serta para perwakilan kelompok tani (Poktan) se-Kecamatan Cicantayan.
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian jagung di wilayah Sukabumi,” kata Letkol Czi Indra Gunawan.
Dalam sambutannya, Letkol Czi Indra Gunawan juga menyampaikan apresiasi atas sinergi antara masyarakat tani, pemerintah daerah dan unsur TNI-Polri.
“Penanaman jagung ini bukan hanya sekadar kegiatan pertanian, tetapi juga bentuk komitmen bersama untuk memperkuat swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Dandim.
“Kami dari TNI siap mendukung penuh upaya yang dilakukan masyarakat tani,” sambung Dandim.
Sementara itu, Ketua Umum DPP HMTN MP sekaligus penanggung jawab kegiatannAsril Naska, menekankan bahwa program penanaman jagung ini diharapkan menjadi model pemberdayaan petani secara mandiri dan berkesinambungan.
“Saya berharap penanaman jagung ini bisa menjadi modal pemberdayaanbagi para petani secara mandiri agar swasembada pangan berkesinambungan,” singkatnya.**






