LINGKARPENA.ID | Komandan Kodim, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra Putra, S.H., M.Si., monitoring sejumlah titik lokasi banjir di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Lokasi banjir yang terjadi di Kecamatan Jalan provinsi ruas Tamanjaya- Palangpang, tepatnya di jembatan Cidahon, Desa Mekarsakti, menjadi titik pertama yang dikunjungi Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi. Di titik itu luapan air Sungai Cidahon yang meluber hingga ketinggian 30 – 50 sentimeter.
Lokasi banjir berikutnya yang dikunjungi Letkol Kav Andhi Ardana adalah kawasan Jembatan Cisohir, jembatan penghubung Desa Mekarsakti Dengan Desa Mandrajaya. Di sana genangan air luapan sungai Cidahon ketinggiannya mencapai 50 – 75 sentimeter.
Depalan keluarga terdampak yang berada di Kampung Purbasari RT 02/03, Desa Mekarsakti juga Kampung Ciuyahan RT 02/09 Desa Tamanjaya, yang terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cikalong, menjadi titik berikutnya yang dikunjungi Komandan Kodim 0622/Sukabumi. Dalam peninjauan itu sekaligus memberikan bantuan paket mie instan kepada warga terdampak.
Dalam tatap muka dengan warga, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra Putra, menghimbau kepada warga agar lebih hati hati dan waspada menghadapi cuaca ekstrim seperti saat ini.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, Dandim menyampaikan bahwa banjir yang terjadi di wilayah Desa Mekarsakti dan Mandrajaya Kecamatan Ciemas, merupakan banjir musiman dimana sekitar 2 sampai 4 kali setiap tahun pada saat memasuki musim hujan dengan intensitas tinggi terjadi banjir, penyebabnya diduga terjadinya pendangkalan disertai konsiri air laut pasang sehingga aliran sungai terhambat.
“Kita harus selalu siap siaga dalam menghadapi cuaca ekstrem seperti ini. Koordinasi yang cepat dan tepat adalah kunci agar dampak bencana dapat diminimalkan,” ujar Letkol Kav Andhi Ardana Valeriandra, kepada awak media, Kamis (5/12).

Aksi sigap Dandim dan jajaran Kodim 0622/Sukabumi ini mendapat apresiasi masyarakat setempat. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran TNI yang tak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membantu secara langsung dalam mengatasi dampak bencana.
Lanjut Dandim, “Dengan cuaca yang masih diprediksi berpotensi hujan lebat dalam beberapa hari ke depan, Masyarakat juga diminta segera melapor jika terjadi situasi darurat, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” tandasnya.
Sementara Camat Ciemas, Usep Supelita saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, kunjungan Dandim 0622/Sukabumi ke wilayahnya sebagai bentuk perhatian TNI terhadap warga masyarakatnya, khususnya warga terdampak bencana.
“Banjir musiman di Kecamatan Ciemas bisa dijadikan bahan kajian dan evaluasi bersama dengan melibatkan steakholder terkait,” ujar Usep Supelita.
Sebagai informasi, di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi terdapat beberapa titik lokasi banjir, antaralain di Jembatan Cidahon Kampung Bale RK, RT 006/007 Desa Mekarsakti, di sana luapan air Sungai Cidahon menggenang di ruas jalan raya provinsi penghubung antara Desa Mekarsakti dengan Desa Ciwaru. Ketinggian air mencapai 30 s.d 50 sentimeter.
Berikutnya, lokasi banjir di jembatan Cisohir Kampung Rancasalak RT 006/ 001 Desa Mekarsakti dan Mandrajaya, ketinggian air 50 – 100 sentimeter. Titik lokasi banjir berikutnya di Kampung Purbasari RT002/003 Desa Mekarsakti, Kampung Ciuyuhan RT002/009 Desa Tamanjaya, dan di Kampung Ciawet RT 001/003, Desa Mandrajaya.






