LINGKARPENA.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi terkesan tutup mata soal keberadaan infrastruktur dan angkutan di ruas Jalan Panggeleseran – Babakan hingga Cibatu Kecamatan Cikembar. Fakta di lapangan beberapa kendaraan angkutan beroperasi yang melebihi tonase melewati jalan tersebut.
Akibatnya banyak infrastruktur jalan yang rusak parah. Seperti kondisi di jalan raya Babakan hingga Cibatu, Kecamata Cikembar, Kabupaten Sukabumi itu.
Padahal sesuai ketentuan kelas, jalan tersebut hanya di peruntukan untuk dilalui kendaraan dengan kapasitas berat 8 tonase. Sedangkan, setiap hari kendaran tronton dan kontainer dengan kapsitas diatas 20 ton melintas dijalan tersebut.
Salam (50) warga Pangeleseran Desa Sirnaresmi menuturkan, hampir tiap menit lalulalang kendaraan yang bermuatan overload. Seperti truck muatan bahan tambang dan ratusan kendaraan tronton pun dari perusahaan melewati jalan tersebut.
“Dishub Sukabumi apa pura-pura tidak tahu? Gak mungkin jika unsur sengaja. Padahal jalan ini hanya boleh di lalui kendaran bermuatan 8 ton,” ujar Salam kepada lingkarpena.id Jumat 11/2/2022.
Selain Salam, warga sekitar pun mengeluhkan hal yang sama. Mereka berharap agar pemerintah daerah melalui pihak Dishub lebih optimal menjalankan fungsinya dan punya ketegasan aturan.
Terkait hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi Asep Japar mengatakan, tentang pengawasan jalan bukan kewenangan pihak PU.
“Jika pengawasan jalan itu bukan kewenangan dinas pekerjaan umum. Tapi ada dinas khusus,” tegas Asjap, saat dihubungi melalui saluran telepon nya.
Sementara itu kata Asjap, hingga saat ini tingkat kepedulian pemilik perusahaan seperti kino care, gesekan kayu dan banyak perusahaan lainnya disekitar itu semestinya mampu mengeluarkan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk perawatan jalan yang di sudah bangun oleh pemerintah ini.
“Tahun lalu jalan itu sudah di bangun. Malah beberapa titik dengan spek betonisasi. Tahun ini untuk betonnisasi rencananya semua ruas jalan lintas Pageleseran, Babakan dan Cibatu ini sudah masuk dalam perencanaan,” tambahnya.






