Soal Issu Varian Omicron, Ridwan Kamil: Aktivitas Tidak Perlu Ada Penyekatan

LINGKARPENA.ID – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, tidak perlu ada penyekatan soal isu covid varian omicron itu. Menurutnya jalani aktivitas seperti biasa namun silahkan tempuh prosedur yang sudah di intruksikan pemerintah.

Pernyataan tersebut Kang Emil jelaskan saat meresmikan tiga lokasi dwsrinasi wisata di Kabupaten Sukabumi pada Kamis 10 Februari 2022 di kawasan Pantai Karanghawu, Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Kompol Parlan Dirawat, Kapolres Sukabumi Datangi Rumah Sakit Bhakti Medicare Cicurug

“Memang di Jawa Barat ini covid 19 mendekati 80 persen untuk kasus omicron, itu muncul di daerah Bodebek dan Bandung. Untuk 20 persen tersebar di 21 kota dan kabupaten yang jumlahnya tidak begitu banyak. Ya rata-rata masih di bawah 200 atau 300 kasus. Namun untuk Bandung sudah di atas 1000 kasus,” terangnya.

Berpesan, Emil mengingatkan masyarakat kota dan Kabupaten Sukabumi agar tetap menjaga kewaspadaan harus ditingkatkan. Sehingga kasuanya tidak signifikan seperti di daerah lain. Sangatlah penting ada aplikasi PeduliLindungi untuk penggunaan ketat protokol kesehatan dan harus menjadi kebiasaan baru bagi semua warga.

Baca juga:  Sebuah Rumah Tertimpa Longsor di Nagrak Sukabumi 

“Gak perlu ada penyekatan, yang penting pada saat orang-orang itu sampai ada sebuah prosedur untuk memastikan orang yang datang dia sudah divaksin dua kali dan memiliki PeduliLindungi. Jadi silahkan belajar tatap muka, ambil keputusan sesuai situasi saja. Jabar itu terlalu luas, jadi bagi wilayah Depok contohnya, itu sudah diturunkan tinggal 25 persen, Bandung juga sama,” ungkapnya.

Baca juga:  BIN Pusat Suplai 1000 Dosis Vaksin Jenis Moderna untuk Sukabumi 

“Tapi daerah-daerah tadi yang 20 persen yang tersebar di 20-an kabupaten dan kota, kalau tidak ada kasus signifikan PTM lanjut saja. Karena sudah 2 tahun anak-anak sekolah online,” pungkasnya.(***)

Pos terkait