DPP JTM Gelar Rapat Pleno, Tegaskan Komitmen Membangun Jampang dan Perangi Narkoba

Ketua DPP Jampang Tandang Makalangan (JTM) Hendra Permana, saat memberikan sambutan pada acara rapat Pleno dan silaturahmi akbar, Sabtu (13/6).[foto: Jajang/lp]

LINGKARPENA.ID | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM) menggelar Rapat Pleno dan Silaturahmi Akbar Dewan Pengurus JTM se Kabupaten Sukabumi, berlangsung di Sekretariat Paguyuban JTM, Kampung Cibungur, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (13/6/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum JTM H. Hendra Permana, S.Sos., M.M., para Ketua DPC JTM se-Kabupaten Sukabumi, Ketua Paguyuban Rakyat Buhun (Prabu) Banten Kidul Bah Apriyandi, S.Hut., tokoh JTM Korwil Utara Bah Feri, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H. Dadang Hermawan, Ketua MUI Kecamatan Surade Ustaz Asep Mustafa, serta Kepala Desa Buniwangi Dadan Hermawan, serta undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya, Ketua Umum JTM H. Hendra Permana menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan masyarakat Jampang di tengah keberagaman organisasi yang diikuti oleh para anggotanya.

 

Menurutnya, keberadaan JTM harus menjadi wadah pemersatu yang mampu mengingatkan seluruh masyarakat Jampang agar tetap memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah asalnya.

 

“Karena memang masalah kita di Jampang adalah kebersamaan. Kita sudah tercerai-berai dalam berbagai organisasi. Silakan teman-teman berorganisasi di mana saja dan dorong organisasi itu berkembang. Tetapi satu hal yang terpenting, jangan lupa bahwa kita berasal dari daerah yang sama. Jampang membutuhkan perhatian kita semua,” ujar Hendra.

Baca juga:  Buka Bimtek P4GN, Sekda Kabupaten Sukabumi Siap Perangi Narkoba

 

Ia mengatakan, selama ini banyak pihak yang memanfaatkan daerah hanya sebagai pijakan untuk berbagai kepentingan, sementara perhatian terhadap pembangunan dan kemajuan wilayah Pajampangan masih belum maksimal.

 

“Siapa yang akan memajukan daerah kita kalau bukan kita sendiri. Jangan sampai kita hanya menjadikan daerah ini sebagai fondasi untuk kepentingan tertentu, tetapi ketika berbicara tentang kepentingan daerah justru tidak hadir dan tidak peduli,” tegasnya.

 

Hendra juga mengajak seluruh pengurus mulai dari tingkat DPC hingga DPAC untuk aktif membangun komunikasi dengan unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen di wilayah masing-masing agar keberadaan organisasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

“Tegakkan organisasi di daerah masing-masing. Ketua DPC harus dekat dengan unsur kecamatan, Ketua DPAC harus dekat dengan kepala desa, BPD, dan tokoh masyarakat. Kita harus hadir dalam kegiatan masyarakat dan menjadi bagian dari solusi bagi daerah,” katanya.

Baca juga:  Ruas Jalan Provinsi Surade - Ujung Genteng Mulai Tambal Sulam, Ini Kata KSPPJJ-4

 

Selain membahas penguatan organisasi, rapat pleno juga menegaskan kembali sikap JTM terhadap berbagai persoalan yang berkembang di Kabupaten Sukabumi, terutama terkait maraknya peredaran narkoba serta persoalan kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).

 

Hendra menegaskan bahwa JTM tetap konsisten menolak peredaran narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan dan mengancam generasi muda di Kabupaten Sukabumi.

 

“Kita sudah menyatakan sikap penolakan terhadap peredaran narkoba dan napza di Kabupaten Sukabumi. Saya berharap hari ini kita semua kembali mengikrarkan penolakan terhadap narkoba. Kita tidak boleh diam, kita harus terus bergerak dan berjuang,” tegasnya.

 

Ia mengungkapkan bahwa JTM telah menyampaikan surat resmi kepada Polres Sukabumi terkait persoalan tersebut. Bahkan, JTM telah membangun komunikasi dan berkoordinasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan serta organisasi kepemudaan untuk memperkuat gerakan bersama dalam memerangi narkoba.

Baca juga:  Menteri Lingkungan Hidup Resmikan Pabrik RDF Hasil Kerjasama Pemkab Sukabumi dan PT Semen Jawa

 

“Kita sudah bertemu dengan beberapa ormas dan KNPI. Mereka menyambut baik gerakan JTM. Insya Allah akan dibentuk gerakan bersama anti narkoba di Kabupaten Sukabumi. Kita membutuhkan kekuatan yang lebih besar agar upaya penyelamatan generasi muda ini berjalan maksimal,” ungkapnya.

 

Meski berbagai perjuangan yang dilakukan belum sepenuhnya membuahkan hasil, Hendra mengajak seluruh anggota JTM untuk tidak berhenti berjuang demi kepentingan masyarakat dan daerah.

 

“Kalau melihat hasil, mungkin kita belum mencapai apa yang kita inginkan. Tapi yang dicatat adalah proses perjuangan kita. Karena itu saya mengajak seluruh anggota JTM untuk terus bergerak, terus berjuang, dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi Jampang dan Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

 

Rapat pleno tersebut berlangsung penuh keakraban dan menjadi momentum konsolidasi organisasi dalam memperkuat peran JTM sebagai wadah pemersatu masyarakat Jampang sekaligus mitra strategis pembangunan daerah.

Pos terkait