LINGKARPENA.ID | Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi resmi meluncurkan program “Kolaborasi Integrasi Pariwisata, Ekologi, dan Budaya pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025”, Selasa (15/7/2025). Program ini dirancang untuk mengenalkan potensi wisata unggulan, khususnya Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (UGGp), kepada ribuan pelajar dari tingkat SLB, SMP, hingga SMA/SMK sederajat di Kabupaten Sukabumi.
Peluncuran program digelar dengan melibatkan sejumlah pihak penting, termasuk Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat, Lima Faudiamar, perwakilan SMA/SMK sederajat, camat se-Kabupaten Sukabumi, General Manager Badan Pengelola Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (BP CPUGGp), hingga unsur Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, baik secara daring maupun luring.
Lewat program ini, para siswa diajak mengenal lebih dekat potensi pariwisata daerah, nilai-nilai budaya, serta kekayaan warisan geologi Sukabumi. Dinas Pariwisata berharap, edukasi sejak dini akan menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap alam dan budaya daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa program ini tidak hanya berhenti di MPLS. Ke depan, kegiatan ini akan menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi dan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat pada Agustus hingga September 2025.
“Kegiatan ini sejalan dengan visi UNESCO dalam pelestarian kebudayaan dan warisan geologi. Kami ingin melibatkan generasi muda untuk mendukung proses revalidasi kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UGGp agar lebih dikenal dunia,” ujar Sendi.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan program ini menjadi momentum penting dalam mendorong sektor pariwisata sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Melalui kolaborasi pendidikan, budaya, dan ekologi, Pemkab berharap pelajar tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap alam serta warisan daerahnya.
“Dengan keterlibatan aktif pelajar, promosi wisata dan pelestarian lingkungan akan berjalan beriringan. Kami optimistis program ini akan berdampak luas bagi keberlanjutan pariwisata Sukabumi,” tambah Sendi.
Dengan diluncurkannya program ini, Pemkab Sukabumi ingin menjadikan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark sebagai ikon wisata berkelas dunia sekaligus ruang edukasi bagi generasi muda.
Reporter : Rijal
Editor : Redaksi






