LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing, tidak hanya di pasar lokal dan nasional, tetapi juga menembus pasar global.
Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru (WUB) Industri Kecil, hasil kerja sama Kementerian Perindustrian RI dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan yang digelar di salah satu hotel di Sukabumi ini menghadirkan 240 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha, dan resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sukabumi, Andreas.
Selama empat hari, para peserta mendapatkan pembekalan terkait pengelolaan usaha, inovasi produk, hingga strategi pemasaran modern berbasis digital, yang kini menjadi tuntutan di era globalisasi.
Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmad, SE, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas dan kualitas produk UMKM menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Dengan kualitas yang semakin terstandar, dirinya optimistis produk lokal Sukabumi mampu memperluas pangsa pasar hingga tingkat nasional bahkan internasional.
“Bimtek ini kami harapkan bisa meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM. Dengan begitu, produk lokal Sukabumi bukan hanya dikenal di daerah, tetapi juga bisa bersaing di kancah yang lebih luas,” ungkap Sigit, Kamis (2/10/2025).
Lebih jauh, Sigit menyampaikan bahwa DKUKM secara berkelanjutan menghadirkan berbagai program pendukung, mulai dari pelatihan kewirausahaan, fasilitasi pemasaran lewat pameran dan platform digital, hingga penguatan peran koperasi sebagai wadah bersama. Menurutnya, UMKM adalah motor penggerak ekonomi daerah, sehingga peningkatan daya saing mereka menjadi fokus utama.
Selain memberikan pelatihan, Bimtek ini juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jejaring, baik dengan sesama pelaku usaha maupun stakeholder terkait. Dukungan dari Kementerian Perindustrian serta sinergi dengan Pemkab Sukabumi dinilai akan semakin mempercepat langkah UMKM lokal naik kelas.
Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah dan kreativitas masyarakat yang tinggi, Sigit meyakini Kabupaten Sukabumi memiliki peluang besar melahirkan produk unggulan yang berdaya saing global.
“Program semacam ini adalah strategi nyata agar potensi lokal dapat berkembang lebih jauh, bahkan hingga menembus pasar ekspor,” tambahnya.






