Dua Objek Wisata Pajampangan yang Mati Suri

Pesona keindahan Curug Cigangsa, yang ada di Kecamatan Surade Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Dari sekian banyak destinasi wisata yang terhampar di Selatan Sukabumi, ada dua objek wisata yang saat ini kondisinya sepi pengunjung, bahkan satunya lagi nyaris “mati suri”.

Kedua objek wisata tersebut yakni Panorama Cikondang yang berada di Kecamatan Cimanggu dan Curug Cigangsa, terletak di Kampung Batu Suhun Kelurahan/Kecamatan Surade.

Curug Cigangsa, atau warga Pajampangan lebih mengenalnya dengan sebutan Curug Luhur, merupakan objek wisata sarat sejarah. Curug ini terletak di Kampung Batu Suhunan, Kelurahan Surade, Kabupaten Sukabumi, berjarak kurang lebih. 130 kilometer dari pusat Kota Sukabumi.

Untuk bisa sampai ke objek wisata Curug Cigangsa pengunjung bisa menempuhnya melalui ruas jalan Sukabumi via Palabuanratu dan Sukabumi via Jampangtengah – Lengkong.

Baca juga:  Desa Mekarjaya Jampangkulon Sukabumi, Jadi Sasaran Persit Kodim 0622

Untuk saat ini pengunjung disarankan menggunakan ruas jalan Sukabumi Palabuanratu, kondisi jalan diruas tersebut cukup mulus bila dibandikan dengan ruas jalan Sukabumi via Lengkong.

Saat diperjalanan dari Sukabumi menuju objek wisata Curug Cigangsa pengunjung akan dimanjakan dengan segudang lukisan alam berupa hamparan kebun teh nan hijau dan lengangnya suasana hutan yang masih perawan.

Tapi sayang, entah karena kalah pamor atau kurang dikelola secara profesional, objek wisata Curug Cigangsa yang beberapa waktu lalu sempat viral dan menjadi primadona warga Pajampangan, kini nasibnya cukup memperihatinkan.

Hasil penelusuran Lingkar pena.id, kini di tempat tersebut tidak terdapat lagi papan nama Curug Cigangsa dan sepi pengunjung.

Tos lami teu ningali papan nama eta teh, duka kamana. Sudah lama tidak melihat Papan nama itu, gak tahu kemana?” kata Adang (58) yang mengaku warga sekitar.

Baca juga:  Bupati Marwan Resmikan Tempat Destinasi Wisata Curug Sodong, di Kawasan Ciemas Geopark Ciletuh Palabuhanratu

Selain papan nama yang tidak terlihat lagi, MCK dengan lima kamar mandipun kini kondisinya rusak. Bahkan, Torn penampung airpun sudak tidak nampak, yang ada hanya tinggal rangka besi penyangga torn yang sudah dimakan karat.

Tidak saja itu, saung tempat peristirahatan yang dulu kokoh berdiri kini sudah rata dengan tanah. Bahkan pos penjagaan pun tidak luput dari sasaran vandalisme. Dibagian bawah, dijalan menuju ke sungai ada beberapa anak tangga yang pada pecah pecah.

“Kalau memang itu dibangun menggunakan APBD Kabupaten Sukabumi, melalui Dispar, tentunya sudah ada kesepakatan dengan pengelolanya, ” kata Kepala Dispar Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi kala itu.

Baca juga:  Empat Kandidat Siap Bertarung di Pilkades Desa Sagaranten

Objek wisata Curug Cigangsa saat ini merindukan uluran tangan untuk perbaikan, dan kedepannya tempat wisata bersejarah itu wajib dikelola dengan sungguh sungguh baik dikelola oleh pihak ketiga ataupun pihak lainya.

Nasib serupa dialami pula oleh objek wisata Panorama Cikondang diKampung Cikondang RT06/02 Desa/ Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi.

Gerbang masuk objek wisata Panorama Cikondang Kecamatan Cimanggu Sukabumi.| ist

Objek wisata yang satu ini dulu sempat menjadi tempat favorit pengunjung, tapi sayang kini nasibnya memperihatinkan.

Sekitar tahun 2019 objek wisata ini viral dan menjadi buruan para pengunjung lokal maupun dari luar Sukabumi.
Tapi sekitar tahun 2022 – 2023 pamornya mulai redup dan semakin jarang orang berkunjung kesana.

Pos terkait