LINGKARPENA.ID | Dua orang pemancing hilang terseret ombak besar saat memancing di atas batu karang di Pantai Cikeueus, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Peristiwa tersebut diketahui setelah sebuah video detik-detik kejadian viral di media sosial.
Informasi diperoleh menyebutkan, kedua pemancing tersebut awalnya tidak saling mengenal. Mereka kebetulan bertemu di lokasi dan langsung memancing bersama di area batu karang yang cukup terjal.
Dalam video viral itu terlihat, kedua pemancing sedang berupaya menaikkan ikan yang tersangkut di pancingannya. Namun tiba-tiba datang gelombang tinggi yang langsung menerjang mereka. Keduanya terpeleset, jatuh, dan berusaha menggapai batu karang untuk menyelamatkan diri. Ombak yang sangat besar kembali datang dan menyeret mereka ke tengah laut hingga akhirnya hilang tenggelam.
Di lokasi kejadian sebenarnya terdapat tiga pemancing. Satu orang yang selamat merupakan perekam video. Ia langsung berlari ke area vila untuk meminta bantuan. Salah satu penjaga vila bernama menerima laporan tersebut dan ikut mengecek ke lokasi. Namun saat tiba di tempat kejadian, kedua korban sudah tidak terlihat.
Hingga hari kedua ini, upaya pencarian masih terus dilakukan. Tim SAR yang tetus berupaya melakukan pencarian dari pesisir Pantai Legok menggunakan perahu menuju area tengah laut. Namun proses pencarian terkendala cuaca ekstrem dan gelombang tinggi sehingga petugas harus ekstra hati-hati.
Informasi lain diperoleh, salah satu keluarga korban menyampaikan bahwa korban sempat memaksa berangkat pagi-pagi untuk memancing di lokasi tersebut, meski kondisi cuaca tidak menentu.
Sementara itu, Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, S.H., yang dikonfirmasi menyampaikan bahwa proses pencarian hingga kini masih berlangsung.
“Hingga saat ini upaya pencarian korban masih terus dilakukan dengan melibatkan tim SAR,” ujarnya kepada LingkarPena.id, Selasa (18/11/2025).
Himbauan Kepolisian
AKP Deni Miharja juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemancing dan wisatawan, untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai selatan Sukabumi yang dikenal memiliki ombak tinggi dan cuaca yang cepat berubah.
“Kami mengimbau agar masyarakat tidak memaksakan diri memancing atau beraktivitas di batu karang saat ombak tinggi atau cuaca tidak bersahabat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat segera melapor kepada pihak berwajib atau petugas penjaga wisata jika melihat adanya situasi berbahaya atau potensi kecelakaan di kawasan pantai.
Upaya pencarian terhadap dua pemancing yang hilang masih terus dilanjutkan oleh tim gabungan SAR.






