Dua Rumah di Cibitung Terbakar, Warga Berpacu Padamkan Api

LINGKARPENA.ID | Suasana tenang di Kampung Cipancur, RT 16/RW 06, Desa Cibodas, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Sabtu (20/6/2026) pagi. Kobaran api diketahui sekira pukul 07.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan dua unit rumah panggung milik warga.

 

Warga yang pertama kali melihat api langsung berteriak meminta pertolongan. Dalam hitungan menit, puluhan warga berdatangan membawa peralatan seadanya. Mereka berupaya menjinakkan si jago merah agar tidak merembet ke bangunan lain.

 

Api berhasil dipadamkan sekira pukul 07.30 WIB berkat gotong royong warga bersama unsur Muspika, petugas P2BK, Satpol PP, pemerintah desa, Karang Taruna, serta masyarakat sekitar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, dua rumah panggung tersebut habis dilalap api.

Baca juga:  Enam Rumah Terbakar di Selabintana, Warga Berlarian Selamatkan Diri

 

Rumah yang terbakar diketahui milik Jalaludin (37), buruh harian lepas, dengan ukuran sekitar 5 x 8 meter, serta Cecep (49), buruh harian lepas, dengan rumah berukuran sekitar 6 x 10 meter.

 

Kapolsek Surade, IPTU Ade Hendra, S.Pd., mengatakan saat peristiwa terjadi kedua rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang berada di luar.

 

“Saat kebakaran terjadi, rumah dalam kondisi tidak berpenghuni sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Berdasarkan hasil pengecekan awal di lokasi, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting atau arus pendek listrik,” ujar IPTU Ade Hendra.

Baca juga:  Pergerakan Tanah Panjang 60 Meter Mirip Tapal Kuda Terjadi di Gegerbitung Sukabumi 

 

Ia menambahkan, setelah menerima laporan, personel Polsek Surade langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses penanganan, sekaligus mengumpulkan keterangan sebagai bahan penyelidikan.

 

“Kami bersama unsur Muspika dan masyarakat membantu proses pemadaman, kemudian mengevakuasi para korban agar sementara waktu tinggal di rumah kerabatnya. Kami juga melakukan pendataan kerugian serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran,” katanya.

Baca juga:  Longsor di Sukabumi Timbun Dua Rumah, 1 Orang Meninggal Dunia

 

Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp80 juta. Rinciannya, rumah milik Jalaludin mengalami kerugian sekitar Rp50 juta, sedangkan rumah milik Cecep sekitar Rp30 juta.

 

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman. Di balik hangusnya bangunan yang selama ini menjadi tempat berteduh, tersimpan harapan agar para korban dapat segera bangkit dan kembali memiliki tempat tinggal yang layak melalui dukungan keluarga, masyarakat, maupun pemerintah setempat.

Pos terkait