Dua SD Negeri di Surade Sukabumi Kondisinya Memperihatinkan

FOTO: Beginilah kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri saat ini di Kecamatan Surade.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sedikitnya ada dua sekolah dasar negeri (SDN) di Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi yang kondisinya memperihatinkan, pertama SDN 3 Cipeundeuy dan SD Negeri Cihaur Kuning.

SD Negeri 3 Cipeundeuy Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade dan SDN Cihaurkuning Desa Kadaleman, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabuni

Kepala SDN 3 Cipeundeuy Darul Falah, S.Pd., kepada lingkarpena.id menuturkan, pihaknya sudah beberapa kali melaporkan kondisi sekolahnya, dan mengajukan kepada dinas terkait. Namun hingga saat ini belum ada realisasinya.

Baca juga:  Hore..! SMP PGRI 2 Palabuhan Ratu Bakal Miliki 7 Ruang Kelas Baru

“Saya disini baru tiga bulan, oleh kepala sekolah sebelumnya sudah beberapa kali diajukan namun belum ada realisasinya,” jelas Darul.

Lebih lanjut kata Darul, kondisi SD Negeri 3 Cipeundeuy saat ini hampir seluruh ruangan perlu direnovasi. Bahkan katanya, untuk kelas IV proses belajar mengajarnya dipindahkan ke ruangan gudang.

“Untuk kelas IV proses belajarnya kami alihkan ke ruangan bekas gudang. Itu sudah lama. Kami mengambil inisiatif tersebut karena terpaksa mengingat keterbatasan dan kondisi yang ada,” jelas Darul.

Baca juga:  Warga Harapkan Jalan Masuk Terminal Surade Diperbaiki

Disamping itu, kata Darul, SDN 3 Cipeundeuy hingga saat belum punya bangunan WC.

Sementara SD Negeri Cihaurkuning Desa Kadaleman, mengalami hal yang sama, satu ruangan rusak ringan dan satu ruangan rusak parah.

Kondisi bangunan sekolah di Surade Sukabumi.| ist

Kepala SD Negeri Cihaurkuning Yeti Kusmiati, Spd menuturkan, pihaknya juga pernah beberapakali mengajukan ke dinas terkait namun hingga kini belum ada realisasinya.

Baca juga:  Ribuan Anak PAUD HIMPAUDI Kota Sukabumi Peragakan Manasik Haji

“Di sekolah kami ada dua ruangan yang sengaja tidak dipakai untuk proses belajar, karena kondisinya, terutama bagian langit langit sudah hancur, takut anak anak jadi korban,” jelas Yeti.

Pos terkait