LINGKARPENA.ID | Innalillahiwainnailaihirojiun.. Segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.
Keluarga Besar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Cicurug, Kabupaten Sukabumi, sedang berduka. Pasalnya salah seorang siswanya bernama M. Gading Prayana, siswa kelas IX A, diduga jadi korban penganiayaan oleh siswa MTs di Cicurug.
Untuk mengantisipasi suasana tidak kondusif, SMP Negeri 1 Cicurug pada Kamis, 29 Agustus memberlakukan Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM ) sistem Dalam Jaringan (Daring).
Informasi dihimpun, peristiwa mengenaskan itu terjadi di Kampung Cicewol, RT 02/01, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Rabu ( 28/8/2024 ) petang.
Kejadian berawal ketika Gading yang saat itu dalam perjalan pulang dari sekolahnya, sekira pukul 14.30 WIB dihadang puluhan pelajar sebuah MTs. Penghadangan itu terjadi sekitar 200 meter dari rumah korban.
Pululuhan pelajar di duga dari sebuah sekolah Mts itu tanpa ampun menganiaya korban dengan membabi buta. Korban mengalami pendarahan setelah punggungnya terkena bacokan senjata tajam.
Aksi berutal itu reda setelah dibubarkan warga setempat, dan korban langsung ditolong warga menuju salah satu klinik di Cicurug. Karena luka serius korban disarankan dibawa ke rumah sakit. Korbanpun dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Medicare Cicurug. Namun dalam perjalan korban menghembuskan napas terahir.
“Semoga Allah mengampuni Dosa²nya, Meluaskan Kuburnya, Memberikan tempat terindah di Sisi-Nya, Keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan. Kami bersaksi bahwa Almarhum adalah Siswa yang baik & sholeh, kebanggaan SMPN 1 Cicurug.”
Demikian tulis Humas SMPN 1 Cicurug yang tersebut di beberapa grup Whatshapp yang berhasil dikutip lingkar pena pada Rabu malam.
Hingga berita ini dimuat lingkar pena mencoba mengkonfirmasi namun belum mendapat keterangan resmi dari pihak kepolisian.






