LINGKARPENA.ID | Kepala Dinas Perikanan Kab. Sukabumi, Nunung Nurhayati mengikuti Focus Group discussion (FGD) pembahasan persiapan Kabupaten Sukabumi menuju Kabupaten Konservasi. FGD dilaksanakan di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ditjen KSDAE, Bogor, Selasa 4 Oktober 2022.
Selain Kadis Perikanan hadir dalam FGD : Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Wilayah-III dan Kabupaten Sukabumi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanian Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Kepala Bagian Sumber Daya Alam, Ketua Serdadu Sadulur Sukabumi, Ketua FKPLH, Ketua Paksi Exstrass serta, Ketua Absolute Indonesia Wilayah Sukabumi.
Sementara sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan FGD tersebut adalah terwujudnya Sinergitas antar instansi untuk konsep kawasan konservasi di Kabupaten Sukabumi sesuai dengan kondisi pembangunan perekonomian di masing- masing sektor.
Sementara tujuan utama dari konservasi adalah melakukan perlindungan, pelestarian terhadap keanakaragaman hayati yang terdapat diperairan Kabupaten Sukabumi dan pemanfaatan secara berkelanjutan
Kepala Dinas Perikanan memaparkan potensi Sungai Cimandiri dimana banyak terdapat nelayan perairan darat yang bergantung hidup disana, dan berharap dalam penetapan kawasan konservasi nantinya akan memperhatikan keberlanjutan usaha mereka
“Karena itu, perlu adanya sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah dalam penetapan kawasan konservasi agar kebijakan yang diambil nantinya dapat bermanfaat dan sesuai dengan tujuannya,” ungkap Nunung
Menurutnya, Konservasi sumber daya alam dan lingkungan adalah tanggungjawab semua karena pengaruh ekologi ditimbulkan dari berbagai kegiatan pembangunan.
“Dalam perspektif sektor perikanan, landasan penetapan kawasan konservasi harus dilatarbelakangi oleh semangat untuk mengembalikan kejayaan ekonomi kelautan dan Perikanan Indonesia khususnya Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.
Ditegaskan oleh Nunung, potensi perikanan yang besar ini perlu memperhatikan keseimbangan dan pengaturan dalam tata kelolanya agar keberlanjutannya tetap dapat dirasakan oleh generasi penerus.
“Ya harapanya segera menetapakan kawasan konservasi, agar tujuan pengelolaan berkelanjutan ini dapat dicapai bersama-sama sesuai dengan misi pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.**






