LINGKARPENA.ID | Hari pertama Gebyar Syukuran Nelayan Minajaya Ke 12 tahun 2024 diisi dengan serangkaian kegiatan, antara lain khitanan massal, donor darah dan santunan anak yatim dan jompo. Pada siang harinya dilanjut dengan penampilan Kuda Lumping hingga malam hari.
Ketua Panitia Syukuran Nelayan Minajaya ke 12, H. Obam menuturkan, Gebyar Syukuran Nelayan kali ini berlangsung selama 3 hari. Menurutnya, acara tersebut akan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri pada Kamis, 25 Juli 2024 besok.
“Kegiatan di hari pertama kami isi dengan khitanan massal, donor darah, santunan anak yatim dan jompo. Untuk acara hiburan kami isi dengan pememtasan kuda lumping dari pagi hingga malam hari,” papar H. Obam.

Kata dia, jumlah anak yang dikhitan terdaftar sebanyak 30 orang. Namun karena alasan tertentu jumlah anak yang dikhitan menjadi 12 orang. Sedangkan jumlah anak yatim yang diberikan santunan sebanyak 50 anak, kaum jompo 52 orang.
“Acara sunatan massal alhamdulilah berjalan aman. Dalam pelaksanaannya kami berkolaborasi dengan 10 tenaga medis dari RSUD Jampangkulon,” ucap H. Obam kepada lingkarpena.id, Rabu (24/7).
“Untuk santunan anak yatim dan jompo, juga berjalan aman. Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur atas bantuannya,” sambungnya.
Sementara ketua Tim Tenaga Medis RSUD Jampangkulon, Gungun Gunawan saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada panitia Hari Nelayan yang telah memberikan kepercayaan menangani pelaksanaan khitanan massal.
“Kami dari tim medis RSUD Jampangkulon mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pihak panitia yang telah memberikan kepercayaannya. Alhamdulilah pelaksanaan khitanan ini berjalan lancar tanpa kendala,” tuturnya.
Selepas acara sosial, khitanan massal, donor darah, dan santunan anak yatim dan jompo, acara berlanjut dengan penampilan Kuda Lumping yang menyita perhatian pengunjung di hari pertama Syukuran Nelayan Minajaya ke 12 tahun 2024.






