H-3 Lebaran, Angkutan Elf Sukabumi – Pajampangan Sepi Penumpang

LINGKARPENA.ID | Para supir Elf juruaan Sukabumi – Pajampangan, mengeluhkan sepinya penumpang menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 H. Kondisi ini sudah terjadi sejak awal bulan Ramadan 2024 lalu, bahkan semakin parah sejak menjamurnya angkutan ilegal.

Piat (55) tahun, seorang supir elf rute Sukabumi – Surade mengungkapkan bahwa karena minimnya penumpang, mereka terpaksa menginap hingga bermalam – malam di terminal untuk mendapatkan penumpang.

Baca juga:  Car Free Day Sukabumi Diserbu Warga, Barongsai dan Zona Kuliner Jadi Daya Tarik

“Kami sudah sepi penumpang, ditambah lagi banyaknya angkutan ilegal, sehingga kami semakin sulit mendapatkan penumpang,” ujar Piat.

Keluhan serupa disampaikan oleh Bae, sala seorang pengurus komunitas elf Pajampangan. Menurutnya, keberadaan angkutan ilegal yang beroperasi semakin mempersulit angkutan resmi.

Ia meminta pemerintah, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi untuk mengambil tindakan tegas. “Kami menuntut adanya penertiban angkutan ilegal. Kalau memang mau di legalkan, agar segera. Tapi kalau tidak bisa dilegalkan segera ada penindakan, supaya tidak terjadi gesekan dilapangan,” papar Bae.

Baca juga:  Tanpa Kedip, Pasokan Listrik PLN Dukung Kemeriahan Tahun Baru di Bundaran HI

Tidak hanya pengurus komunitas elf, para supir pun berharap ada langkah nyata dari pemerintah untuk menertibkan angkutan ilegal yang merugikan mereka. Dengan penindakan tegas, mereka optimis kondisi angkutan elf bisa kembali normal dan lebih tertib.

Adanya fenomena ini pemerintah dituntut bisa mencari solusi terbaik, sehingga kebijakan atau solusi yang disodorkan tidak merugikan salah satu pihak, baik para supir Elf maupun supir angkutan ilegal, toh mereka sama sama mempunyai tujuan yang sama, yakni mencari napkah.

Baca juga:  Warga Cidadap Gagalkan Transaksi Narkoba, Dua Pemuda Diamankan

Pos terkait