LINGKARPENA.ID | Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami menghadiri acara Forum High Level Metting Sukabumi Project tentang Penguatan ekosistem Ketahanan Pangan Komoditas Perikanan dan Pertanian, Acara dilaksanakan di Aula Pendopo Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, Kamis, (04/08/2022).
Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami menambahkan ini merupakan satu langkah bagus yang dilakukan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Barat, terhadap pangan yang terintegrasi setidaknya ini mampu untuk dapat berkolaborasi antara pemerintah Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi.
“Kalau kita lihat Kota ini sebagai pelayanan jasa terpadu dalam bidang perdagangan dan jasa, setidaknya pangan ini bisa memberikan kontribusi kenaikkan angka inflasi yang cukup tinggi,” kata Andri kepada Lingkarpena.id.
Menurutnya, sangat tepat sekali ketika BI Perwakilan Provinsi Jabar menempatkan Kota/ Kabupaten Sukabumi menjadi pilot project di High Level Meeting ini. Sehingga dapat mampu menekan angka inflasi dari program pangsi ketahanan pangan yang terintegrasi karena lahan di wilayah Kabupaten Sukabumi sangat luas dan juga pelakunya juga di dominasi oleh orang Kota dan Perdagangan ada di Kota.
“Sehingga kalau kolaborasi ini mampu untuk menciptakan dan alur-alur distribusi dengan normal dan wajar, maka kenaikan angka inflasi baik daerah, Jawa barat maupun nasional akan tertekan dan juga memberikan semangat kepada masyarakat, petani untuk memulai pertanian terpadu,” jelasnya.
Masih kata Andri, Kota Sukabumi pun bekerjasama dengan IPB, peneliti lain, komunitas-komunitas lain sehingga mampu berkontribusi sehingga tidak hanya di kenaikan inflasi tetapi akan memberikan dampak ekonomi, setidaknya juga kepada pemuda milenial, para Wirausaha serta ini merupakan terobosan yang cukup bagus,” pungkasnya.