Hidrometeorologi di Kecamatan Nagrak, 35 KK Terisolir

Kondisi jembatan di wilayah Kecamatan Nagrak pasca tertimpa Pohon Randu pada Jumat (16/12/22).| Foto: p2bk Nagrak

LINGKARPENA.ID | Cuaca ekstrim (Hidrometeorologi) yang terjadi pada akhir Desember 2022 ini menyebabkan beberapa ragam bencana alam yang terjadi di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Seperti yang terjadi pada Jumat 16 Desember 2022 sekitar pukul 13:30 WIB bencana angin kencang menyebabkan sebuah pohon jenis Randu, tumbang dan menimpa jembatan di Kampung Cipetir RT 01/14 Desa Nagrak Utara.

Baca juga:  Gebyar Bumdes LKD, Bupati Marwan: Bumdesama Harus Bangkit dan Koordinasi dengan UMKM

Akibat bencana tersebut sebuah jembatan yang menjadi akses aktifitas warga masyarakat  di Desa Nagrak Utara menjadi rusak karena tertimpa pohon tersebut.

“Jembatan rusak dan tidak bisa dilalui kendaraan. Warga saja kesulitan karena jembatan itu patah. Sebanyak 35 Kepala Keluarga dipastikan mengalami terisolir,” jelas Miky saat dihubungi Lingkarpena.id Jumat (16/12/22) sore.

Baca juga:  Empat Penjudi Kartu di Nyalindung Dibekuk Polisi, Berkat Layanan Ini

Petugas gabungan dari unsur Muspika bersama relawan bencana segera melakukan asessment serta evakuasi pohon Randu yang tumbang dan menimpa jembatan akses warga Kampung Cipetir itu.

“Ya meski terkendala cuaca proses evakuasi pohon tetap berlangsung. Alhamdulillah saat terjadi pohon tumbang tadi tidak ada warga yang sedang melewati jembatan itu,” tambahnya.

Jembatan yang menjadi akses vital warga membutuhkan perbaikan yang bersifat segera. Petugas juga menghimbau warga untuk tetap waspada mengingat cuaca masih terjadi hujan di wilayah Sukabumi.

Baca juga:  Longsor Hantam Rumah Warga Cicurug, 10 Orang di Ungsikan

Pos terkait