Hilang! Pelajar SMP Asal Nagrak Sukabumi Diduga jadi Korban TPPO Temannya Sendiri

Sosok Marcel pelajar SMP warga Nagrak yang diduga menjadi korban TPPO diKabupaten Sukabumi.| Foto: istimewa

LINGKARPENA.ID | Seorang remaja perempuan yang masih berstatus Pelajar SMP berinisial Marcel alias Mc (15 tahun) warga Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat hilang sudah dua pekan. Diduga Mc tersebut menjadi korban tindak pidana penjualan orang TPPO oleh temannya sendiri.

Menurut orang tua Marcel, Lilih (35) menjelaskan, anaknya itu meninggalkan rumah pada hari Sabtu (04/11/2023) sekitar pukul 15:00 WIB. Mc, saat terakhir meninggalkan rumah memakai baju warna putih dan celana jeans warna biru tua.

Kata Lilih, Marcel sempat diketahui oleh warga setempat saat akan berangkat. Mc saat itu dibawa oleh orang tak dikenal dengan mengunakan motor sport Ninja warna hijau dan waktu itu sempat di tegur oleh salah satu warga Girijaya yaitu Dedeh.

Baca juga:  Pendamping Odha Diharapkan Mendapat Perhatian Khusus dari Pemerintah

“Hey, mau kemana? Bawa-bawa anak orang, nanti orang tuanya nyari-nyari,” ungkap Dedeh saat menyampaikan kepada orang tua Marcel, yang kebetulan saat itu melihat korban diatas kendaraan. Namun teguran Dedeh itu tidak ditanggapi oleh mereka.

Dijelaskan Lilih (Ibu dari Marcel) sejak kepergian anaknya Dua pekan lalu, pihak keluarga sudah melakukan upaya pencarian anaknya tersebut, namun belum menemukan titik terang.

“Kami sudah membuat pelaporan kepada pihak kepolisian Polres Sukabumi, juga mencari informasi tentang keberadaan Marcel kepada beberapa temannya, namun belum ada titik terang,” jelas Lilih, kepada wartawan, Sabtu (18/11/2023).

Baca juga:  Tawuran Pelajar SMK di Nagrak Sukabumi, Polisi Amankan 3 Senjata Tajam

Lilih menambahkan, sempat mendapatkan keterangan dari teman anaknya yaitu DS. Dia mengatakan, sempat bertemu dengan Marcel terakhir kalinya pada malam Senin (05/11/2023). Marcel diantar pulang oleh NN sekitar pukul 20:30 Wib ke rumah DS pada malam Senin itu.

Dari informasi yang berhembus, NN ini merupakan salah seorang perempuan yang tinggal di rumah Gadai, berada di Desa Ciheulang Tonggoh dan tinggal bersama Kakaknya.

“DS katanya sempat bertanya ke NN. Kenapa Marcel ngak sekalian diantar pulang? Kan besok dia harus sekolah,” ujar DS (teman Marcel) yang sempat menyampaikan kepada Lilih (Ibunya Marcel). Namunpada waktu itu pertanyaan DS di jawab oleh NN dengan alasan ia sama MC masih ada urusan.

Baca juga:  Longsor di Parakansalak Satu Rumah Terancam

Lanjut Lilih, temen anaknya DS itu terakhir berkomunikasi dengan Marcel pada Rabu (08/11/2023) sore. Komunikasi itu pun melalui akun Facebook milik Marcel, dengan nama akun @Tth Pesek.

Terakhir kali Marcel mengatakan kepada temennya DS, bahwa ia sedang berada disalah satu hotel di kawasan Sukabumi. Namun Mc tidak  memberikan informasi detail di hotel mana ia berada saat itu.

“Kami masih mencari keberadaan Marcel anak saya itu berada. Saya berharap pihak Kepolisian segera bisa menemukan keberadaan anak saya. Saya bingung mencari kemana, saya takut anak saya ini menjadi korban penjualan anak atau TPPO,” pungkasnya.

Pos terkait